Minggu, 18 Zulqaidah 1440 / 21 Juli 2019

Minggu, 18 Zulqaidah 1440 / 21 Juli 2019

Tolak Bintangi Film Porno, 'Kembaran' Saddam Hussein Dihajar

Jumat 07 Okt 2011 23:05 WIB

Red: Chairul Akhmad

Muhammad Bishr ketika ditemui di rumah sakit di Alexandria, Kairo.

Muhammad Bishr ketika ditemui di rumah sakit di Alexandria, Kairo.

Foto: Al-Ahram

REPUBLIKA.CO.ID, ALEXANDRIA – Pria Mesir yang mirip Saddam Hussein—mantan Presiden Irak—diserang geng asing setelah menolak tawaran menggiurkan untuk membintangi film porno.

Rencananya, geng ini akan menjual video seks tersebut dengan judul "Rekaman Temuan" yang seolah-olah dibintangi oleh Saddam Hussein asli.

Pria bernama Muhammad Bishr ini memang memiliki kemiripan yang menakjubkan dengan mantan diktator tersebut. Kemiripannya nyaris sempurna, seolah-olah ia merupakan kembaran Saddam.

Bishr menuturkan dirinya sedang dalam perjalanan ke sebuah kafe di pusat kota Alexandria, Ahad (2/10) lalu, ketika tiga pria berjas hitam mencoba memaksanya masuk ke sebuah mobil van.

"Ketiga orang itu, dengan senjata tergantung pada ikat pinggang mereka, memaksaku keluar dari mobilku. Mereka kemudian mendorongku ke sebuah van dan memukul kepalaku," tutur Bishr, ketika ditemui di rumah sakit, Jumat (7/10).

Insiden itu berlangsung singkat, namun meninggalkan trauma yang mendalam. Hal terakhir yang diingat Bishr ketika itu adalah teriakan-teriakan para penculiknya. Mereka kemudian melemparkan Bishr dari van hingga mukanya menghantam trotoar. Orang-orang segera berkerumun di dekatnya, namun tak berani menangkap para penculik bersenjata itu.

 

Menurut Mahmoud, putra Bishr, sebelumnya sang ayah pernah bertemu dengan sekelompok orang tak dikenal yang menawarkan fulus sebesar 2 juta pound Mesir (US$ 333,000), sebagai imbalan memerankan Saddam Hussein dalam sebuah film porno. Namun, Bishr menolak.

 

Setelah pertemuan tersebut, lanjut Mahmoud, ayahnya kerap menerima panggilan telepon bernada ancaman. "Mereka mengancam akan menculik ayah jika tidak mau merubah pendiriannya dan menolak syuting video porno Saddam," ungkapnya.

 

Mahmoud meyakini para penculik ayahnya berusaha sekuat tenaga memuluskan rencana merekam video porno tersebut untuk dijual ke media internasional. Seolah-olah pemerannya adalah Saddam Hussein beneran.

Ini bukan pertama kalinya Bishr dilecehkan karena wajahnya. Sebelumnya, orang-orang Irak di Mesir pernah menyerangnya. "Kamu Saddam Hussein. Dan kami akan menyerahkanmu untuk mendapatkan hadiah jutaan dolar," ancam mereka.

Untuk menghindari pelecehan orang, Bishr bahkan berpindah-pindah tempat tinggal hingga empat kali. "Kami telah meminta polisi untuk memberikan perlindungan khusus pada ayah kami, karena (pelecehan) ini telah berlangsung beberapa kali," kata Mahmoud.

 

Mantan Presiden Irak, Saddam Hussein, dieksekusi di Baghdad pada 2006 silam. Ia dikabarkan biasa menggunakan beberapa kembaran untuk tampil di depan publik. Namun, tak satu pun dari kembaran tersebut yang tampil di film-film dewasa.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA