Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Serangan NATO Dikabarkan Cederai Gaddafi

Ahad 15 May 2011 13:13 WIB

Red: Djibril Muhammad

Qaddafi

Qaddafi

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Amerika Serikat tidak memiliki informasi untuk membenarkan laporan-laporan bahwa pemimpin Libya Muamar Qaddafi  terluka, kata departemen luar negeri. "Ada laporan pers bahwa dia terluka...Kita tidak melihat apa-apa untuk mengkonfirmasi laporan-laporan itu dari pihak kita," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner.

Qaddafi ingin menggalang laporan-laporan bahwa ia telah terluka dan mengatakan bom-bom yang ditembakkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tidak bisa mencapai dia, demikian pesan audio yang disiarkan televisi negara Jumat malam.

"Saya ingin memberitahu Anda bahwa bom kalian tidak akan mencapai saya karena jutaan warga Libya mendukung saya sepenuh hati mereka," kata Gaddafi.

Sementara itu Reuters melaporkan, dua ledakan terdengar di ibukota Libya Tripoli Jumat malam, mengutip laporan televisi Al-Arabiya dari para saksi mata. TV satelit itu mengatakan, pesawat-pesawat tempur masih terdengar di angkasa Tripoli.

Televisi pemerintah Libya sebelumnya mengatakan, kapal perang NATO telah menghantam gedung Masyarakat Bulan Sabit Merah ketika kapal itu menyerang kota Misrata yang dikuasai oposisi, Jumat.

Pasukan NATO juga melancarkan serangan udara terhadap sebuah tempat penginapan di kota Brega, Libya timur dengan menewaskan sedikitnya 16 warga sipil dan mencederai lebih dari 40 orang lainnya.

Menurut televisi itu, serangan tersebut terjadi pada pagi hari dan sebagian besar korban adalah ulama yang berkumpul untuk beribadah.

sumber : Antara News/AFP/Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA