Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Mahasiswi Indonesia Jadi Korban Pemerkosaan di Belanda

Senin 23 Jul 2018 13:47 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Nur Aini

Ilustrasi pemerkosaan.

Ilustrasi pemerkosaan.

Foto: ABC
KBRI Den Haag mendampingi mahasiswi yang menjadi korban pemerkosaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag mendampingi mahasiswi Indonesia yang menjadi korban pemerkosaan di Rotterdam, Belanda. Bersama kepolisian Belanda, KBRI juga membantu proses penyelidikan untuk mengamankan para tersangka.

Dirjen Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, membenarkan perihal informasi adanya pemerkosaan yang menimpa mahasiswi asal Indonesia. Menurutnya, mahasiswi tersebut merupakan mahasiswi pertukaran pelajar yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Rotterdam.

"Benar adanya kejadian sebagaimana diberitakan tersebut," ujar Iqbal dalam pesan tertulis, Senin (23/7).

Iqbal mengatakan, tim perlindungan WNI KBRI Den Haag telah berada di lokasi sejak Ahad (22/7) malam. Tim telah memberikan pendampingan dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk segera menemukan para tersangka tersebut.

"KBRI akan terus memberikan pendampingan dan berkoordinasi dengan otoritas setempat," katanya.

Ia menambahkan, korban kasus tersebut akan diberikan perlindungan termasuk privasi. "Sesuai SOP Kemenlu, kami harus menjaga identitas korban," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA