Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Korban Meninggal di Masjid Christcurch Jadi 50 Orang

Ahad 17 Mar 2019 09:26 WIB

Rep: Muhammad Riza/ Red: Nur Aini

Petugas kepolisian berjaga didekat bunga yang diletakkan warga di depan Masjid Wellington, Kilbirnie, Wellington, Selandia Baru, Sabtu (16/3/2019).

Petugas kepolisian berjaga didekat bunga yang diletakkan warga di depan Masjid Wellington, Kilbirnie, Wellington, Selandia Baru, Sabtu (16/3/2019).

Foto: Antara/Ramadian Bachtiar
Korban meninggal yang ke-50 ditemukan di Masjid Al Noor, Selandia Baru.

REPUBLIKA.CO.ID, CHRISTCHURCH -- Korban meninggal dunia dalam penembakan masjid di Selandia Baru meningkat menjadi 50 orang pada Ahad (17/3). Polisi menemukan jasad korban di salah satu masjid.

Baca Juga

Keluarga para korban masih menunggu pihak otoritas setempat untuk identifikasi dan mengirimkan jenazah untuk dikebumikan. Pelaku penembakan yang merupakan warga Australia bernama Brenton Harrison Tarrant (28 tahun) telah didakwa dengan pembunuhan pada Sabtu. Tarrant dikembalikan ke tahanan tanpa adanya pembelaan dan akan disidangkan kembali pada 5 April. Polisi menyatakan, ia sepertinya akan menerima dakwaan lebih lanjut.

Berkaitan denhan serangan Jumat lalu, Perdana Menteri Jacinda Ardern menyebutnya sebagai aksi terorisme. Hal itu adalah kejadian terburuk yang pernah terjadi di Selandia Baru. Negara itu telah meningkatkan pengamanan ke level paling tinggi setelah penembakan dua masjid setempat.

Serangan penembakan disiarkan langsung melalui Facebook oleh pelaku. Ia juga menyebarkan sebuah manifesto yang menyalahkan imigran dalam tautan akun sosial media.

Komisaris Polisi Mike Bush mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Wellington, jasad korban sampai saat ini belum diberikan kepada keluarga karena investigasi masih berlangsung.Sementara, dalam Islam, jenazah lazimnya dikuburkan 24 jam setelah meninggal.

"Kami harus memastikan secara jelas penyebab kematian dan mengkonfirmasi identitas mereka sebelum kejadian tersebut. Namun kami juga memperhatikan budaya dan keperluan keagamaan, maka kami melakukannya secara cepat dan seteliti mungkin," kata Bush.

Bush mengatakan, jenazah ke-50 ditemukan di Masjid Al Noor. Puluhan orang meninggal setelah seorang pria bersenjata masuk dan menembaki orang-orang dengan senapan semi otomatis dengan peluru kapasitas tinggi, sebelum mendatangi masjid kedua. Korban ditembaki pada saat ibadah shalat Jumat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA