Sabtu, 12 Muharram 1440 / 22 September 2018

Sabtu, 12 Muharram 1440 / 22 September 2018

Filipina Bersiap Diterjang Topan Mangkhut

Jumat 14 September 2018 18:00 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Angin Topan (ilustrasi)

Angin Topan (ilustrasi)

Foto: AP
Topan Mangkhut diprediksi menghantam wilayah Filipina mulai Sabtu (15/9).

REPUBLIKA.CO.ID, LEGAZPI -- Sekitar 766 penduduk di Catanduanes dan Camarines Norte provinsi Albay, Bicol, Filipina meninggalkan rumah pada Jumat (14/9) guna mengantisipasi Topan Mangkhut menerpa daerah itu. Wali kota Guinobatan, Provinsi Albay, Ann Gemma Ongjoco mengatakan, pihaknya sejak Kamis (13/9) malam telah mengevakuasi 106 keluarga yang terdiri dari 286 orang dari Barangay Muladbucad Grande.

Selain di wilayah itu, evakuasi juga dikerahkan di desa Manila dan Tandarora yang merupakan daerah rawan aliran lahar. Dalam sebuah pernyataan, Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Provinsi melaporkan, wilayah Catanduanes pada Jumat pukul 07.30 waktu setempat, sebanyak 54 keluarga (204 orang) telah dievakuasi di San Andres, 29 keluarga (29 orang) di Virac, dan 20 keluarga (100 orang) di Pandan.

Pengawas risiko dan manajemen bencana Camarines Norte, Antonio Espana melaporkan sebanyak 147 penduduk (50 keluarga) di daerah pesisir kota Mercedes sudah dievakuasi Kamis malam di Camarines Norte.

"Kemudian, sebanyak 47 keluarga juga dievakuasi karena khawatir dengan erosi pantai, yang merupakan pemindahan tanah dari daerah pantai yang sering disebabkan oleh angin atau gelombang selama topan," ujar Espana seperti dikutip laman Inquirer.net, Jumat (14/9). Espana mengatakan, erosi pantai memang sering terjadi di Barangay 7 di Mercedes.

Sementara, para pengungsi kini mendiami aula desa Del Rosario. Dalam laporan tersebut, Camarines Norte, bersama dengan lima provinsi Bicol lainnya, masih berada di bawah sinyal peringatan badai tropis nomor 1 atau kategori waspada.

Topan Manghkhut diperkirakan akan melanda beberapa provinsi di Filipina akhir pekan ini. Ribuan orang sudah bergerak mengungsi menghindari dampak besar terjangan topan tropis tersebut. Ramalan cuaca meramal topan mematikan itu akan mulai menghantam Provinsi Cagayan, Filipina pada Sabtu (15/9) waktu setempat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES