Saturday, 12 Muharram 1440 / 22 September 2018

Saturday, 12 Muharram 1440 / 22 September 2018

Mahathir Harap Cina Kembalikan Jho Low

Kamis 19 July 2018 16:48 WIB

Rep: Rizkyan Adhiyuda/ Red: Bilal Ramadhan

Pelarian buronan skandal 1MDB, Jho Low

Pelarian buronan skandal 1MDB, Jho Low

Foto: The Star
Bulan depan, Mahathir akan berkunjung ke Cina bahas negosiasi ulang megaproyek

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berharap pemerintah Cina akan menyerahkan Jho Taek Low alias Jho Low. Ahli finansial asal Negeri Jiran itu menjadi salah satu tersangka dalam kasus penggelapan dana yang terjadi di 1Malaysian Development Berhad (1MDB).

"Saya tidak tahu jika dia sudah ditangkap, tapi saya harap informasi itu benar dan dia (Jho Low) dikembalikan ke Malaysia," kata Mahathir Mohamad seperti diwartakan Channel News Asia, Kamis (19/7).

(Baca: Kabar Jho Low Tertangkap? Ini Kata Mahathir)

Malaysia dan Cina diketahui tidak memiliki hubungan ekstradisi. Meski demikian, Mahathir mengatakan, hal tersebut bukan berarti menjadi halangan bagi pemerintah Cina untuk menyerahkan Jho Low ke Malaysia.

Jho Low sebelumnya diketahui berada di Macau. Tak lama berselang, buronan pemeritah Malaysia itu terpantau meninggalkan Macau dengan tujuan yang belum diketahui. Jho Low diketahui juga telah berada di berbagai tempat semisal Phuket, Hong Kong, Macau, Shanghai dan Bangkok dalam beberapa bulan terakhir.

(Baca: Polisi Malaysia akan Konfirmasi Kabar Penangkapan Jho Low)

Departemen Imigrasi Malaysia juga telah membekukan paspor kenegaraan milik Jho Low. Namun, dia dipercaya memilki paspor kewarganegaraan lain hingga mampu berpindah-pindah tempat. Jho Low diyakini menggunakan paspor yang dikeluarkan oleh pemerintah Saint Kitts dan Nevis di Karibia.

Sementara, Mahathir Mohamad dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Cina dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping pada Agustus nanti. Salah satu bahasan dari pertemuan kedua kepala negara itu adalah terkait negosiasi ulang kontrak mega proyek kedua negara dan sengketa Laut Cina Selatan (LCS).

Sebelumnya, blog Laporan Sarawak memuat sebuah cerita yang mengatakan bahwa stasiun radio Hong Kong, yang tidak disebutkan namanya, telah melaporkan bahwa Jho Low telah ditangkap di Cina. Penangkapan Jho Low juga dimuat oleh tabloid Malaysia, China Press yang mengutip media massa asal Hong Kong.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES