Minggu, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 Desember 2018

Minggu, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 Desember 2018

Tim Sepak Bola Remaja Thailand Gali Gua untuk Keluar

Selasa 17 Jul 2018 04:45 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Ani Nursalikah

Foto dari tangkapan video di Royal Thai Navy Facebook Page, menunjukkan tim sepak bola remaja Thailand tersenyum, Selasa (3/7). Mereka ditemukan setelah terjebak di gua selama 10 hari di  Mae Sai.

Foto dari tangkapan video di Royal Thai Navy Facebook Page, menunjukkan tim sepak bola remaja Thailand tersenyum, Selasa (3/7). Mereka ditemukan setelah terjebak di gua selama 10 hari di Mae Sai.

Foto: Royal Thai Navy Facebook Page via AP
Tim sepak bola remaja Thailand miliki optimisme tinggi keluar dari gua.

REPUBLIKA.CO.ID, CHIANG RAI -- Para anggota tim sepak bola junior Thailand yang terperangkap di dalam gua Thuam Luang sempat berusaha menggali menggunakan batu agar bisa keluar. Hal ini dilakukan sebelum mereka akhirnya berhasil ditemukan wisatawan dari Inggris.

Pada sebuah unggahan di Facebook milik salah satu tim penyelamat, Pak Loharnshoon, ia menjelaskan anak-anak tersebut menggali gua sebelum ditemukan. Meskipun kekurangan makanan, tetapi mereka tidak berhenti berusaha menyelamatkan diri.

"Saya tersentuh dengan kepolosan, rasa optimisme, dan moral yang baik meskipun tengah berada dalam kesulitan yang lingkungan yang tidak mendukung," kata Pak melalui akun Facebook, dikutip Channel News Asia, Senin (16/7).

Setelah anak-anak tersebut ditemukan pada 2 Juli 2018, Pak merupakan salah satu petugas Thailand yang menetap di dalam gua hingga akhirnya diselamatkan. "Mereka sangat disiplin dan meletakkan sampah makanan ke dalam kantong sampah setiap kali selesai makan," kata Pak.

Berdasarkan Pak, pelatih Ekapol Chanthawong yang ikut terjebak telah mengajarkan anak-anak tersebut tidak mengambil apa pun dari dalam gua. Hal tersebut pun dipatuhi anak-anak.

"Pelatih Ek memiliki hati yang baik dan benar-benar berkorban. Saya telah menyadarinya sejak awal-awal hari di dalam gua. Dia menunggu hingga anak-anak selesai makan dan juga membagikan makanan miliknya pada anak-anak," kata Pak.

Pak meyakini Ekapol terus menjaga anak-anak tersebut dengan baik bahkan sebelum ditemukan. Kondisi fisik dan mental anak-anak jauh lebih kuat daripada yang ia bayangkan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES