Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Dokter Pendamping Anak-Anak di Gua Menolak Disebut Pahlawan

Kamis 12 Jul 2018 06:33 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Indira Rezkisari

Dokter Richard Harris

Dokter Richard Harris

Foto: New York Post
Dokter asal Australia itu menjadi orang terakhir yang keluar dari gua.

REPUBLIKA.CO.ID, MAE SAI -- Dokter sekaligus penyelam andal asal Australia Richard Harris untuk pertama kalinya memberi pernyataan setelah sukses memegang peranan penting dalam penyelamatan di gua Thang Luam, Thailand. Ahli anestesi yang berasal dari Adelaide itu mengatakan bukan dirinya yang menjadi pahlawan.

Akan tetapi, ucapan terima kasih hendaknya diberikan kepada tim penyelam angkatan laut Thailand SEALs dan anak-anak yang sanggup bertahan hingga misi penyelamatan tuntas. Di sisi lain, pihak SEALs juga sudah mengungkapkan terima kasihnya kepada Richard Harris dan seluruh tim yang berkontribusi dalam misi itu.

Dilansir dari www.news.com.au, pria yang biasa disapa Harry itu adalah orang terakhir yang meninggalkan gua setelah semua korban diselamatkan. Saat berbicara via Skype dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull pada Rabu (11/7), Harry menolak pujian yang diberikan kepadanya.

"Pahlawan terbesar adalah anak-anak dan SEALs yang menyelamatkan mereka. Mereka adalah pria-pria kuat dan tanpa kegigihan anak-anak aku tak akan bisa melakukan apa-apa. Kepada merekalah pujian diberikan," ujarnya.

Turnbull pun bertanya bagaimana gambaran kesulitan yang dialami Harry saat menuju ke lokasi di dalam gua. "Dengan kedalaman air yang mencapai ratusan meter sangat sulit untuk menentukan arah. Penyelaman dilakukan dengan pandangan nol karena air penuh lumpur," jawab Harry.

"Jadi kau harus mengikuti arah dengan meraba-raba sambil membawa anak di tangan. Kau menemukan jalan di antara bebatuan dengan perasaan dan menyelap di antara lubang-lubang bebatuan," imbuhnya.

"Kamu adalah inspirasi bagi Australia. Kamu membuat Australia bangga," kata Turnbull mengakhiri percakapan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA