Minggu, 21 Ramadhan 1440 / 26 Mei 2019

Minggu, 21 Ramadhan 1440 / 26 Mei 2019

Kapal Terbalik di Thailand, 41 Orang Tewas

Sabtu 07 Jul 2018 21:10 WIB

Red: Friska Yolanda

Pencarian korban kapal tenggelam di lepas pantai Phuket di Thailand Selatan, Sabtu (7/7).

Pencarian korban kapal tenggelam di lepas pantai Phuket di Thailand Selatan, Sabtu (7/7).

Foto: AP Photo/Vincent Thian
Sebagian besar wisatawan yang berada di kapal tersebut berasal dari Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, PHUKET -- Sebuah perahu wasatawan terbalik di lepas pantai Phuket di Thailand Selatan pada Kamis (5/7) malam waktu setempat. Korban meninggal tercatat sebanyak 41 orang.

Gubernur Phuket Norrapaht Plodthong mengatakan delapan jenazah ditemukan pada Sabtu (7/7). Sehingga, jumlah korban meninggal jadi 41 dan 15 orang lagi masih hilang.

Pemerintah Thailand telah membentuk pusat layanan di Bandar Udara Phuket untuk membantu keluarga korban yang datang ke Phuket. Untuk wisatawan yang cedera, Pemerintah Thailand akan menanggung biaya pengobatan mereka.

Dilaporkan Xinhua, keluarga masing-masing korban meninggal akan menerima ganti-rugi sebanyak 1,4 juta baht (42.200 dolar AS). Nilai ini berdasarkan asuransi perahu dan peraturan Thailand.

Dua tim pertolongan China telah tiba di Phuket untuk bergabung dalam upaya pencarian wisatawan yang hilang.

Laksamana Muda Charoenphol Koomrasee, Wakil Komandan Armada Ketiga Angkatan Laut Kerajaan Thailand mengatakan dengan bergabungnya 17 penyelam profesional dari tim pertolongan China, mereka berencana membersihkan puing kapal 'Phoenix' pada Sabtu.

"Setelah membersihkan puing untuk memastikan tak ada lagi orang yang dijebak di dalamnya, yang menjadi fokus kami hari ini, kami akan memberi perhatian lebih pada permukaan," kata Charoenphol.

Wakil Komandan itu menambahkan mereka masih bekerja keras untuk menemukan orang yang masih hilang. Pihaknya telah mengirim helikopter, kapal dan penyelam bagi upaya pencarian tersebut.

Sebelumnya, dua perahu yang membawa banyak wisatawan terbalik akibat gelombang tinggi dan angin kencang pada Kamis sore. Sebagian besar wisatawan yang berada di kapal itu berasal dari Cina.

Semua korban berasal dari perahu 'Phoenix'. Sementara, 42 orang di perahu 'Serenata' diselamatkan dan aman.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA