Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Wapres JK Makan Malam Bersama Mahathir

Senin 11 Jun 2018 18:53 WIB

Red: Ratna Puspita

 Wapres Jusuf Kalla berbincang-bincang dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat Conference Dinner Konferensi Future of Asia di Tokyo, Jepang, Senin (11/6).

Wapres Jusuf Kalla berbincang-bincang dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat Conference Dinner Konferensi Future of Asia di Tokyo, Jepang, Senin (11/6).

Foto: dok. Tim Media Wapres
Ada tiga hal penting yang harus dikerjakan untuk mendapatkan masa depan Asia.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menghadiri makan malam bersama Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dan PM Malaysia Mahathir Mohamad. Makan malam itu dalam rangkaian konferensi yang membahas masa depan Asia atau The 24th International Conference on the Future of Asia. 

Dalam acara makan malam di Hotel Imperial, Tokyo, Senin (11/6) malam tersebut, Wapres Kalla duduk satu meja bersebelahan dengan PM Shinzo, PM Mahathir. dan Deputi Perdana Menteri, serta Menteri Strategi dan Keuangan Korea Selatan Kim Dong-yeon. Hal tersebut menjadi pertemuan pertama Wapres Kalla dan PM Mahathir setelah Mahathir menjabat sebagai Perdana Menteri pada 10 Mei lalu.

photo
Wapres Jusuf Kalla bertemu Perdana Menteri Jepang  Shinzo Abe sebelum Conference Dinner Konferensi Future of Asia di Tokyo, Jepang, Senin (11/6). (dok: Tazakka Media Center)

Konferensi Internasional tentang Masa Depan Asia tersebut diselenggarakan setiap tahunnya oleh media asal Jepang, Nikkei. Dalam konferensi itu, Nikkei menghadirkan para pemimpin negara-negara Asia untuk membicarakan kondisi terkini di negara kawasan.

PM Jepang Shinzo Abe dalam pidato sambutannya pada acara makan malam tersebut mengatakan, ada tiga hal penting yang harus dikerjakan bersama-sama negara kawasan untuk mendapatkan masa depan Asia yang cerah. Pertama, menginvestasikan sumber daya manusia, dengan meningkatkan pendidikan. 

“Kedua adalah mendorong perubahan di masyarakat. Dan hal terakhir yang harus dicapai bersama adalah mengatur masyarakat dengan aktif untuk mulai bergerak," kata PM Shinzo dalam sambutannya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA