Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Jadi Buronan KPK Malaysia, Ini Pernyataan Resmi Jho Low

Kamis 07 Jun 2018 17:13 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Low Taek Jho alias Jho Low yang diduga terlibat dalam skandal 1MDB

Low Taek Jho alias Jho Low yang diduga terlibat dalam skandal 1MDB

Foto: The Star
Jho Low menyatakan siap membantu proses penyelidikan skandal kasus 1MDB.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pengusaha Malaysia Low Taek Jho, juga dikenal sebagai Jho Low, mengatakan akan membantu dalam penyelidikan terkait dengan dana negara yang dilanda skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) setelah agensi antikorupsi memanggilnya untuk ditanyai, Bloomberg melaporkan. Low juga telah menginstruksikan pengacaranya untuk melakukan kontak dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (MACC).

(Baca: KPK Malaysia Buru Jho Low Terkait Skandal Kasus 1MDB)

Seperti dikutip the Star, Low telah digambarkan sebagai 'saksi terbaik' untuk memberikan informasi tentang dugaan kejahatan di 1MDB. Low, yang sebelumnya mengatakan dia melakukan konsultasi untuk 1MDB, digambarkan oleh beberapa penyelidik global sebagai tokoh utama di balik beberapa skema yang melibatkan dana yang hilang di perusahaan investasi negara. Dia membantah tuduhan tersebut.

(Baca: Mengapa Jho Low tak Kunjung Ditangkap? Ini Jawaban Mendagri)

Peneliti Malaysia berfokus pada unit 1MDB sebelumnya yang dikenal sebagai SRC International saat mereka memperbarui penyelidikan mereka. MACC recorded statements from former premier Datuk Seri Najib Tun Razak and his wife Datin Seri Rosmah Mansor in relation to SRC. ">Panggilan untuk Low muncul setelah MACC mencatat pernyataan dari mantan perdana menteri Datuk Seri Najib Tun Razak dan istrinya, Datin Seri Rosmah Mansor, terkait dengan SRC.

(Baca: Mendagri Sebut Jho Low Salah Satu Aktor Utama Skandal 1MDB)

Selain mencari Low, MACC juga mencari Nik Faisal Ariff Kamil yang menjabat sebagai mantan direktur pelaksana unit. Laporan media telah menempatkan Low berada di sejumlah tempat di seluruh dunia, termasuk Thailand, Hong Kong, dan Australia. Sementara itu, tidak jelas di mana Nik Faisal berada.

Tun Daim Zainuddin, yang ditunjuk oleh Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad untuk membantu mengawasi penyelidikan 1MDB Malaysia yang baru, mengatakan bahwa dia tahu di mana Low dan telah memanggilnya untuk kembali. MACC meminta masyarakat yang mengetahui keberadaannya bisa menghubungi MACC.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA