Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Menyindir Najib Razak dengan Cokelat

Jumat 25 Mei 2018 16:17 WIB

Rep: Rizkiyan Adiyudha/ Red: Budi Raharjo

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak.

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak.

Foto: Reuters
Anda protes saat kepolisian memakan cokelat Anda padahal Anda memakan semua uang kami

REPUBLIKA.CO.ID, Warga Malaysia tengah mengadakan kampanye di media sosial terkait pemberian cokelat kepada kepolisian. Gerakan ini merupakan protes terhadap mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak yang mengajukan keluhan lantaran polisi menghabiskan cokelat miliknya saat merazia kediamannya.

Keluhan Najib melalui pengacaranya terkait cokelat itu tak pelak membuat warga geram. "Bapak Najib, Anda membuat masalah dengan protes saat kepolisian memakan cokelat Anda padahal Anda memakan semua uang kami," kata penggagas kampanye, Siti Kasim, Rabu (23/5).

Siti Kasim yang dikenal sebagai pengacara ini lantas membuat gerakan di media sosial dengan #chocs4cops. Kampanye itu dia mulai melalui Facebook untuk mengajak warga mengirimkan cokelat ke kantor polisi pada Sabtu (26/5). Gerakan itu kini telah mendapatkan perhatian dan komentar dari ribuan warga dunia maya yang menyatakan akan mengikuti kegiatan tersebut.

Otoritas Malaysia telah melakukan penggeledahan di empat kediaman dan properti Najib Razak di Kuala Lumpur. Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan investigasi skandal megakorupsi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret Najib.

1MDB adalah sebuah perusahaan pembangunan strategis milik pemerintah Malaysia. 1MDB didirikan untuk mendorong inisiatif strategis bagi pembangunan ekonomi jangka panjang dengan menjalin kemitraan global dan mempromosikan investasi asing secara langsung.

Pada 2015, sejumlah media massa, satu di antaranya adalah Wall Street Journal menyebut, 1MDB telah digunakan untuk menyedot dana negara ke rekening pribadi Najib Razak yang kala itu masih menjabat sebagai perdana menteri. Saat ini kasus 1MDB setidaknya tengah diselidiki di enam negara.

Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) kembali melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap terduga penggelapan dana 1MDB oleh Najib. MACC akan meminta keterangan terkait transfer mencurigakan jutaan dolar ke rekening pribadinya. ¦ reu ters ed: yeyen rostiyani

Baca juga: Dugaan Penyimpangan Keuangan Najib Terus Bermunculan

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Spanyol Taklukkan Iran 1-0

Kamis , 21 Juni 2018, 03:21 WIB