Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

TKW Tewas dan Tidur di Samping Anjing, Ini Sikap Kemenlu

Selasa 13 February 2018 13:52 WIB

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Teguh Firmansyah

Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi.

Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi.

Foto: Republika/Wahyu Suryana
Pemerintah akan memastikan proses hukum di Malaysia akan berjalan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan, Kemenlu telah bergerak untuk pendampingan proses hukum kasus yang menewaskan Adelina Lisao (21). Adelina merupakan tenaga kerja wanita asal Indonesia di Penang, Malaysia.

Retno menuturkan, Kemenlu sudah berkoodinasi dengan kedutaan yang ada di Malaysia terkait dengan kejadian tersebut.

"Dapat saya pastikan bhwa kita akan melakukan pendampingan hukum dalam arti kasusnya itu akan kita ikuti terus sehingga tidak ada hak dari warga negara kita, hak hukum warga negara kita, yang terkurangkan," kata Retno di Istana Negara, Selasa (13/2).

Adelina menghembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Malaysia, setelah ditemukan dalam keadaan tubuh penuh luka dan dipaksa tidur di teras rumah bersama anjing majikannya.

Hingga kini, kata Retno, pihak KJRI di Penang terus memastikan hak-hak dari korban terpenuhi. Selain, Kemenlu memastikan proses hukum terhadap pelaku akan berjalan.

Terkait kompensasi untuk keluarga korban, Retno mengatakan itu yang akan terus dikawal karena memang sudah menjadi hak dari korban atas kompensasi tersebut.

Apalagi, otoritas Malaysia juga menurutnya terus bergerak. Bahkan sudah menyampaikan surat dukacita atas peristiwa yang menimpa Adelina yang merupakan TKW dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kita ingin memastikan semua hak-hak hukumnya termasuk masalah kompensasi dan sebagainya. Kita akan kawal masalah ini secara optimal karena apa yang menimpa saudara kita itu betul-betul sesuatu yang tidak bisa diterima," ujar Retno.

Sebelumnya diberitakan, Adelima diduga telah disiksa oleh majikannya, meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Pulau Pinang, Malaysia, Ahad (11/2). Media setempat Senin melaporkan, Adelina (21), meninggal pada pukul 16.45 petang waktu setempat dengan penyebab kematian belum ditentukan.

Menurut seorang tetangga, Adelina telah terlihat tidur di samping rottweiler (anjing penjaga rumah asal Jerman) setiap hari selama hampir dua bulan. Dia menolak untuk berbicara dengan mereka yang menyapanya.

Mencurigai ada yang tidak beres, tetangga tersebut menghubungi seorang wartawan yang kemudian memberi tahu kantor perwakilan anggota dewan Bukit Mertajam. Anggota dewan kota Joshua Woo dan rekan-rekannya kemudian mengunjunginya dan menemukan Adelina duduk di teras mobil.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES