Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Singa Betina 'Cekik' Pejantannya Hingga Mati

Senin 22 Oct 2018 11:53 WIB

Red: Didi Purwadi

Singa

Singa

Foto: .
Zuri menggigit leher Nyack sampai ia berhenti bergerak.

REPUBLIKA.CO.ID, INDIANAPOLIS -- Singa betina membunuh ayah tiga anaknya di Kebun Binatang Indianapolis, Amerika Serikat, Jumat (19/10). Betina tersebut mencekik pasangannya dengan menimbulkan luka leher dalam serangan tidak sepenuhnya dipahami petugas kebun binatang.

Kedua singa sudah berkumpul bersama di kebun binatang itu selama delapan tahun, menghasilkan tiga anak pada 2015. Penjaga kebun binatang belum pernah mengetahui saling serang di antara keduanya.

Kematian itu sangat "menghancurkan" bagi penjaga kebun binatang. "Kami tahu itu jarang terjadi, tapi bisa terjadi di alam liar dan dalam perawatan manusia," kata David Hagan, pemilik Kebun Binatang Indianapolis, kepada televisi WTVR Saluran 6. "Kami tidak mengetahui apa pemicunya."

Staf kebun binatang bersiaga sesudah mendengar sejumlah auman tidak biasa dari kandang singa pada Senin. Mereka menemukan singa betina 12 tahun, Zuri, berkelahi dengan singa jantan berusia 10 tahun Nyack. Salah satu bayinya, betina berusia tiga tahun bernama Sukari, berada di luar kandang pada saat itu.

''Petugas kebun binatang melakukan segala upaya untuk memisahkan singa itu, tapi Zuri menggigit leher Nyack sampai ia berhenti bergerak," kata pernyataan kebun binatang tersebut yang dikeluarkan pada Jumat. "Kami tahu banyak orang suka mengunjungi Nyack. Ia singa jantan gagah dan meninggalkan warisan tiga anak.''

Bedah mayat menemukan bahwa Nyack mati lemas dengan luka di leher. Singa betina itu pinjaman dari Kebun Binatang San Diego. Mereka adalah bagian dari Rencana Penyelamatan Jenis yang dikelola Perhimpunan Kebun Binatang dan Akuarium.

''Kejadian itu dikaji tapi tidak ada rencana untuk mengubah cara mengelola singa,'' demikian pernyataan tersebut.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA