Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Museum AS Gratiskan Tiket untuk Pegawai Terdampak Shutdown

Ahad 20 Jan 2019 07:30 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nur Aini

Bendera Amerika dan pita hiasi memorial dan museum serangan 11 September

Bendera Amerika dan pita hiasi memorial dan museum serangan 11 September

Foto: AP
Penutupan pemerintah federal AS membuat pegawainya tidak digaji.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Beberapa museum dan orkestra simfoni AS menawarkan berbagai kegiatan gratis bagi pekerja yang terkena dampak penghentian parsial (shutdown) pemerintah federal terpanjang dalam sejarah AS.

Dengan shutdown memasuki minggu keempat, lembaga-lembaga budaya dari Massachusetts hingga Oregon bergerak untuk membantu pekerja federal yang tidak dibayar untuk menghabiskan sebagian dari waktu menganggur mereka dengan orang-orang terkasih menikmati seni, sejarah sains, atau musik.

Museum di setidaknya 27 negara bagian, bersama dengan setidaknya 19 orkestra, menawarkan masuk gratis ke pekerja federal yang sedang menganggur dan tidak digaji. Berbagai institusi mulai dari The Metropolitan Opera di New York hingga San Diego Air & Space Museum menawarkan layanan itu.

Hampir 200 karyawan cuti telah berpartisipasi dalam layanan gratis dari Philadelphia Museum of Art. Museum itu membebaskan biaya masuk untuk setiap pekerja cuti ditambah satu tamu, kata juru bicara museum, Norman Keyes.

"Ini tidak akan menyelesaikan krisis shutdown, tetapi ini dapat membantu membangun pengalaman positif selama masa-masa sulit," kata Keyes.

Museum Sains dan Industri Chicago juga telah menghapuskan biaya masuk untuk setiap pekerja cuti ditambah dua tamu selama shutdown. Museum itu menawarkan atraksi bintang termasuk kapal selam Jerman U-Boat yang disita pada 1944, satu-satunya yang ditangkap selama Perang Dunia II.

Orkestra simfoni dari Boston ke Akron, Ohio, menawarkan tiket konser tanpa biaya untuk meringankan stres pekerja yang bertanya-tanya kapan gaji mereka berikutnya akan dibayar.

"Musik yang hebat memiliki kekuatan untuk menginspirasi, mengurangi stres dan meringankan beban," kata Joseph Giunta, yang memimpin Des Moines Symphony.

"Kami mengundang karyawan federal untuk bergabung dengan kami sebagai tamu untuk konser Masterworks mendatang," kata Giunta.

Sebagian besar tenaga kerja federal tinggal di atau sekitar Washington DC. Sayangnya, institusi budaya premier seperti museum, galeri, dan kebun binatang Smithsonian, yang selalu bebas untuk umum, tetap tertutup selama masa shutdown.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA