Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Pemerintahan Macet, Trump Batal Kirim Delegasi ke Davos

Jumat 18 Jan 2019 12:16 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Foto: VOA
Pembatalan delegasi ke Davos karena pemerintahan AS masih tutup sebagian.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan pengiriman delegasi ke World Economics Forum di Davos, Swiss. Pembatalan itu dilakukan karena pemerintah AS masih mengalami shutdown.

"Mempertimbangkan 800 ribu pekerja hebat Amerika tidak mendapat bayaran dan untuk memastikan timnya bisa membantu apa yang dibutuhkan, Presiden Trump telah membatalkan perjalanan delegasinya ke World Economic Forum di Davos, Swiss," kata Sanders, Jumat (18/1).

Trump yang menghadiri pertemuan Davos tahun lalu berencana untuk kembali datang pada tahun ini. Tapi ia membatalkannya pada pekan lalu setelah ia gagal memecahkan kebuntuan dengan partai Demokrat tentang anggaran tembok perbatasan dengan Meksiko yang menyebabkan pemerintahan shutdown.

Dua orang pejabat senior mengatakan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo rencananya akan memimpin delegasi Trump itu. Sebelumnya mereka berencana untuk berbicara dalam sesi pembukaan pertemuan yang akan diadakan pada 22 Januari mendatang.

Keduanya juga direncanakan bergabung dalam makanan malam yang digelar kelompok negara G-7. Mereka akan berkumpul dengan menteri luar negeri dan keuangan negara-negara G-7 untuk membahas keamanan dan ekonomi global.

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer juga direncanakan akan bergabung dalam delegasi tersebut. Shutdown terlama AS belum berakhir karena Trump dan Partai Demokrat belum mencapai kesepakatan apa pun.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA