Wednesday, 5 Rabiul Akhir 1440 / 12 December 2018

Wednesday, 5 Rabiul Akhir 1440 / 12 December 2018

Kapal Tempur AS Mendekati Perairan Rusia

Kamis 06 Dec 2018 18:08 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Kapal penghancur rudal milik Angkatan Laut Amerika Serikat USS Mason.

Kapal penghancur rudal milik Angkatan Laut Amerika Serikat USS Mason.

Foto: presstv.ir
Kapal angkatan laut Rusia akan mengendalikan gerakan kapal tempur AS.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jendral Igor Konashenkov mengatakan ada kapal tempur (destroyer) USS McCampbell Amerika Serikat (AS) yang berlayar kurang dari 100 meter dari perairan Rusia. USS McCampbell bergerak di bawah pengawasan kapal besar anti-kapal selam Rusia (Russian destroyer Admiral Tributs).

"Kenyataannya kapal tempur USS McCampbell bahkan tidak mendekati wilayah Rusia lebih dari 100 kilometer, terlebih lagi, selama perjalanan melalui perairan internasional, kapal tempur AS bergerak di bawah pengawasan kapal besar anti-kapal selam Russian Admiral Tributs," kata Konashenkov, seperti dilansir dari Sputnik, Kamis (6/12).

Ia mengatakan Pasicif Fleet (formasi kapal angkatan laut Rusia) sudah mengambil tindakan untuk mengendalikan gerakan kapal tempur AS tersebut. Begitu juga dengan pergerakan beberapa kapal perang di wilayah tersebut.

"Satu-satunya 'yang ditunjukkan' kru kapal tempur AS adalah gagal mencoba untuk lari dalam kecepatan maksimal untuk menghindari pengawalan Pasific Fleet," kata Konashenkov.

Konashenkov mengatakan kini kru dari McCampbell sudah menjauh sekitar 400 kilometer dari wilayah Rusia yang masih masuk dalam bagian Laut Jepang. Sebelumnya, juru bicara Angkatan Laut AS Rachel McMarr mengatakan McCampbell memasuki Laut Jepang di sekitar Peter the Great Bay untuk "menantang" klaim maritim Rusia di sana.

Operasi itu dilakukan ketika hubungan AS dan Rusia sedang menegang. Hal itu terutama setelah AS menuduh Rusia melanggar perjanjian senjata nuklir (Intermediate Range Nuclear Forces Treaty) atau INF yang menyebabkan AS ingin menarik diri dari perjanjian itu.

Dilansir dari NBC News, pada 5 Desember lalu Angkatan Laut AS mengatakan mereka mengirim kapal tempur McCampbell yang berada di Pangkalan Militer Angkatan Laut AS di Yokosuka di Jepang. Mereka ingin menantang klaim Rusia yang berlebih di sana dan menjunjung kebebasan, hak, dan hukum yang berlaku di laut tersebut untuk bisa dinikmati AS dan negara-negara lain.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Mengenang Tragedi Rawagede Karawang

Selasa , 11 Dec 2018, 23:21 WIB