Sabtu, 8 Rabiul Akhir 1440 / 15 Desember 2018

Sabtu, 8 Rabiul Akhir 1440 / 15 Desember 2018

Pria Berusia 78 Tahun Ini Mengaku Telah Membunuh 90 Orang

Senin 19 Nov 2018 06:10 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi Pembunuhan

Ilustrasi Pembunuhan

Foto: Foto : MgRol112
Para penyidik berhasil memecahkan empat kasus yang sebelumnya tak terpecahkan.

REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS -- Seorang laki-laki berusia 78 tahun menjadi pembunuh berantai yang paling mematikan di Amerika Serikat. Samuel Little mengaku telah membunuh setidaknya 90 orang selama empat dekade terakhir.

Berdasarkan keterangannya, para penyidik berhasil memecahkan empat kasus yang sebelumnya tidak pernah terpecahkan.

Laki-laki yang juga dikenal Samuel McDowell telah dihukum seumur hidup atas tiga pembunuhan di California. Ia mengaku telah membunuh banyak orang kepada penyidik di Texas.

"Karena dedikasi dan bekerja tanpa lelah yang dilakukan Ranger Holland dan Texas Rangers, Little dapat dikonfirmasi sebagai salah satu pembunuh yang paling produktif dalam sejarah Amerika," kata jaksa wilayah Texas, Bobby Bland, seperti dilansir dari the Independent, Ahad (18/11).

Para petugas polisi mengatakan Little hanya memberikan detail dua pembunuhan di Houma, Louisiana. Dorothy Richard (59 tahun) ditemukan tewas pada 1982 dan jasad Daisy McGuire (40 tahun) ditemukan pada 1996. Keduanya tewas dicekik.

Bland mengatakan Little mengakui telah membunuh Danise Christie Brothers di Odessa, Texas. Ia membunuh Brothers pada Febuari 1994. Bland pengakuan ini menjadi keadilan bagi keluarga korban.

"Hasil dari investigasi ini tidak hanya keluarga Danies Brothers yang mendapat jawaban, tapi juga ratusan keluarga lainnya yang kini tahu kebenarannya setelah bertanya-tanya selama beberapa dekade," kata Bland.   

Petugas juga menginvestigasi pengakuan pembunuhan yang dilakukan Little. Di Macon, Georgia, kepolisian setempat memberikan pernyataan berdasarkan pengakuan Little mereka bisa menutup dua kasus yang sebelumnya tak terpecahkan yakni dari tahun 1977 dan 1982.

Pada tahun 1982 jasad Fredonia Smith ditemukan di pekarangan belakang rumahnya di Macon. Ia juga ditemukan tewas dicekik. Pada 1977 ada korban yang tidak pernah berhasil diidentifikasi. Tulang belulangnya ditemukan di dekat ranting-ranting di sebuah pekarangan.

Kepolisian Georgi harus terbang ke Georgia untuk menemui Little. Petugas polisi mengatakan Little memberikan gambaran rinci tentang pembunuhan-pembunuhan yang pernah ia lakukan. Keluarga dari Fredonia Smith telah diberitahu tentang perkembangan baru kasus kematian anggota keluarga mereka.

"Keadilan untuk korban Samuel Little mungkin tertunda, tapi karena upaya ini, keadilan tidak lagi dipungkiri," tambah Bland.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES