Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

CNN Gugat Presiden Trump

Rabu 14 Nov 2018 02:05 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Friska Yolanda

Dalam foto yang diambil pada 7 November 2018 ini, Presiden AS Donald Trump menyaksikan seorang pembantu Gedung Putih mengambil mikrofon dari wartawan CNN Jim Acosta saat konferensi pers. CNN menuntut Trump untuk membuka kembali akses Acosta ke Gedung Putih.

Dalam foto yang diambil pada 7 November 2018 ini, Presiden AS Donald Trump menyaksikan seorang pembantu Gedung Putih mengambil mikrofon dari wartawan CNN Jim Acosta saat konferensi pers. CNN menuntut Trump untuk membuka kembali akses Acosta ke Gedung Putih.

Foto: AP
Acosta menuntut biro pers kepresidenan membuka kembali akses untuk dirinya.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- CNN telah mengajukan gugatan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan beberapa asistennya. Itu dilakukan dalam upaya memulihkan segera akses kepala koresponden White House Jim Acosta ke Gedung Putih.

Gugatan itu adalah tanggapan atas suspensi White House yang dikeluarkan Acosta, yang dikenal sebagai Secret Service 'hard pass' pada pekan lalu. Gugatan itu menyebut Acosta dan hak Amendemen Pertama dan Kelima dari CNN dilanggar oleh larangan tersebut.

CNN mengajukan gugatan ke Pengadilan Distrik AS di Washington, DC pada Selasa (13/11) pagi waktu setempat. Kemudian, seorang Hakim yang diangkat oleh Trump, Timothy J Kelly ditugaskan untuk mengadili kasus itu.

CNN dan Acosta sebagai penggugat dalam gugatan itu. Setidaknya, ada enam terdakwa yaitu Trump, kepala staf John Kelly, Sekretaris Pers Sarah Sanders, Wakil Kepala Staf untuk Komunikasi Bill Shine, Direktur Dinas Rahasia Randolph Alles, dan Petugas Dinas Rahasia yang menjatuhkan Acosta pada Rabu pekan lalu. Masing-masing diguguat karena peran mereka dalam menegakkan dan mengumumkan suspensi Acosta.

"CNN mengajukan gugatan terhadap Administrasi Trump pagi ini di Pengadilan Distrik DC. Hal itu menuntut kembalinya kredensial Gedung Putih dari koresponden Kepala Gedung Putih CNN, Jim Acosta,” kata pernyataan itu. 

Pencabutan yang salah terhadap kredensial ini melanggar CNN dan First Amandemen hak kebebasan pers, dan hak Amandemen Kelima untuk proses hukum. CNN meminta pengadilan  untuk perintah penahanan segera yang membutuhkan pass dikembalikan kepada Acosta. Dan akan mencari bantuan permanen sebagai bagian dari proses ini.

Sekretaris Pers Sarah Sanders menanggapi gugatan itu dengan mengatakan bahwa CNN terlalu berlebihan. "Pemerintah akan membela dengan penuh semangat," kata Sanders. 

Dalam pernyataannya, Sanders menyatakan Acosta telah berperilaku tidak pantas konferensi pers presiden. Akibat sikapnya itu, konferensi persi tidak berjalan dengan baik.

Sanders juga menyatakan CNN memiliki lebih dari 50 pemegang hard pass. Acosta pun dinilai tidak lebih spesial dibandingkan dengan media lain yang terdaftar di biro pers kepresidenan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA