Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Ivanka Apresiasi Keputusan Trump Soal Pemisahan Anak Imigran

Kamis 21 Juni 2018 18:24 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Bilal Ramadhan

Ivanka Trump.

Ivanka Trump.

Foto: AP
Ivanka meminta kongres menemukan solusi permanen mengatasi masalah imigran

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Putri sekaligus penasihat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ivanka Trump, mengapresiasi keputusan ayahnya mengakhiri kebijakan pemisahan anak-anak imigran ilegal dari orang tuanya di perbatasan Meksiko-AS. Kebijakan tersebut memang telah menuai banyak kecaman dari dalam dan luar negeri.

"Terima kasih @POTUS (nama akun Twitter resmi Donald Trump) untuk mengambil tindakan penting mengakhiri pemisahan keluarga (imigran) di perbatasan kami dan meminta Kongres menemukan solusi permanen yang konsisten dengan nilai-nilai bersama kami," kata Ivanka melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (20/6).

Sejak kebijakan pemisahan keluarga imigran menuai protes dan kecaman, Ivanka tak memberi komentar apa pun. Namun Trump mengakui Ivanka mendesaknya untuk mencari solusi guna memecahkan masalah tersebut.

Trump mengatakan Ivanka memiliki keprihatinan mendalam atas masalah pemisahan anak-anak imigran ilegal dari orang tuanya. Trump sendiri telah menandatangani perintah eksekutif untuk mengakhiri kebijakan pemisahan anak-anak imigran dari orang tuanya pada Rabu kemarin.

"Saya menganggapnya sebagai perintah eksekutif yang sangat penting. Ini tentang menjaga keluarga tetap bersama, sementara pada saat yang sama memastikan bahwa kita memiliki perbatasan yang sangat kuat," kata Trump ketika menandatangani perintah eksekutif tersebut di Oval Office.

Namun dalam teks perintah eksekutif tersebut dijelaskan bahwa pendekatan tegas terhadap penegakan imigrasi akan terus berlanjut. Perintah itu menginstruksikan pejabat pemerintah melanjutkan penerapan kebijakan "zero tolerance" untuk setiap imigran yang melintasi perbatasan secara ilegal.

Perbedaannya, kali ini para pejabat akan berupaya menjaga keluarga imigran tidak terpisah, yakni dengan menahan orang tua dan anak-anaknya secara bersama-sama. Sementara proses hukum terhadap mereka akan terus berjalan.

Pejabat pemerintah AS belum dapat menjelaskan apakah kebijakan pemisahan keluarga imigran akan segera berakhir atau kapan mereka yang telah dipisahkan dapat berkumpul kembali. "Ini masih sangat awal dan kami menunggu panduan lebih lanjut tentang masalah ini," kata juru bicara Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk Anak dan Keluarga Brian Marriott.

Pemerintah Meksiko dan negara Amerika Tengah menyambut baik keputusan Trump untuk mengakhiri kebijakan pemisahan anak-anak imigran dengan orang tuanya. Namun mereka menyatakan akan tetap waspada guna memastikan hak-hak warga negara mereka dihormati.

Sumber : Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Jamaah Haji Berwukuf di Arafah

Senin , 20 Agustus 2018, 23:56 WIB