Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

10 Orang Dihukum Mati Atas Tuduhan Terorisme di Mesir

Ahad 11 Maret 2018 07:30 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Kerusuhan Mesir

Kerusuhan Mesir

Foto: muslimdaily
Terorisme merajalela di Mesir sejak militer menggulingkan Mohamed Morsi pada 2013.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Pengadilan Mesir pada Sabtu  (10/3) menjatuhkan hukuman mati pada 10 terdakwa pembentuk kelompok teroris. Kantor berita resmi MENA melaporkan pengadilan Pidana Giza mengatakan terdakwa itu dinyatakan bersalah membentuk kelompok teroris untuk membidik tokoh masyarakat sebagai sasarannya.

Tujuannya adalah mengganggu keamanan masyarakat serta menyerang sarana umum dan pribadi. Dua terdakwa dijatuhi hukuman tanpa kehadiran mereka. Pengadilan  juga mengeluarkan vonis 25 tahun penjara bagi lima anggota lain.

Terorisme merajalela di Mesir sejak militer menggulingkan Presiden Mohamed Morsi pada awal Juli 2013 sebagai hasil dari rangkaian unjuk rasa besar. Unjuk rasa ini buntut menentang pemerintahannya selama 12 bulan dan Ikhwanul Muslim, yang sekarang dinyatakan sebagai kelompok terlarang.

Serangan teroris telah menewaskan ratusan polisi dan tentara di provinsi bergolak Sinai Utara sebelum meluas secara bertahap ke provinsi-provinsi lainnya serta mulai menargetkan puluhan minoritas Koptik dengan melancarkan pengeboman gereja.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Spanyol Taklukkan Iran 1-0

Kamis , 21 Juni 2018, 03:21 WIB