Minggu, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 Desember 2018

Minggu, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 Desember 2018

Tugu Kapten James Cook yang Baru akan Dibangun

Ahad 29 Apr 2018 20:46 WIB

Red: Citra Listya Rini

Malcolm Turnbull

Malcolm Turnbull

Foto: ABC News
Patung James Cook akan dibangun di tempat pendaratan di Botany Bay.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY  — Pemerintah Australia berencana membangun monumen baru untuk memperingati pendaratan penjelajah Inggris Letnan James Cook untuk pertama kali di daratan Austrlaia pada 29 April 1770.

Patung James Cook akan dibangun di tempat pendaratan di Botany Bay, dimana para awak kapal Inggris Endeavour untuk pertama kalinya bertemu suKU asli Aborigin yang kemudian mengubah perjalanan sejarah negara itu.

Pembangunan patung tersebut menurut rencana selesai pada 2020, bertepatan dengan 250 tahun sejarah pendaratan pertama James Cook.

Tapi tidak semua pihak setuju dengan peringatan James Cook karena kedatangan kapal Inggris tersebut dianggap sebagai awal penjajahan dan pelanggaran terhadap hak suku asli benua Australia.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull dan Menteri Keuangan Scott Morrison menegaskan, monumen tersebut akan dibangun sebagai komplek inklusif karena komplek tersebut akan menjadi titik pertemuan dua kebudayaan.

"Momumen ini adalah untuk memperingati pertemuan pertama antara budaya Eropa dan Aborigin Australia di Pantai Timur," kata Turnbull, Ahad (29/4). "Apa yang ditawarkan kepada kita adalah kesempatan untuk melihat pemandangan dari kapal dan pemandangan dari pantai," katanya.

Pastor Roy Minniecon, aktivis Aborigin yang mendukung protes "Hari Penjajahan" saat berlangsungnya Hari Australia, mengatakan bahwa rencana tersebut sebagai sesuatu yang mengecewakan. "Itu tetap sebagai invasi dan tetap menjadi invasi yang tidak diinginkan," katanya.

Cook, yang lebih dikenal dengan julukan Kapten Cook, mengklaim Austrlaia sebagai bagian dari wilayah kekuasaan Inggris pada 22 Agusts 1770.

Pendudukan Inggris membuat Australia kemudian tumbuh menjadi wilayah yang modern dengan kesuksesan di bidang ekonomi, teknologi maju, hukum independen, serta sistem parlemen yang demokratis, namun juga sekaligus mengusir penduduk asli dari tanah milik mereka.

Tahun lalu digelar protes terhadap patung Kapten Cook yang didirikan pada 1879 di kota terbesar Sydney karena di patung tersebut terdapat tulisan "Ditemukan wilayah ini, 1770". Suku asli Aborigin diperkirkan telah mendiami benua Australia sejak 60.000 tahun sebelum kedatangan Cook yang membuang jangkar di Botany Bay.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES