Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Badai Debu Ganggu Listrik 1.000 Rumah di Canberra

Senin 19 March 2018 08:05 WIB

Red: Ani Nursalikah

Badan Layanan Kedaruratan (ESA) memperingatkan para pengendara untuk waspada terhadap pohon tumbang dan dahan pohon akibat badai debu di Canberra, Australia.

Badan Layanan Kedaruratan (ESA) memperingatkan para pengendara untuk waspada terhadap pohon tumbang dan dahan pohon akibat badai debu di Canberra, Australia.

Foto: ABC News/Matt Roberts
Sejumlah kabel listrik roboh dan pohon tumbang.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Angin kencang yang bertiup di Kota Canberra, ACT telah menyebabkan lebih dari 1.000 rumah di ibu kota Australia itu tidak mendapatkan aliran listrik dan kabut berdebu menyapu kota tersebut.

Hembusan angin berkekuatan hingga 82 kilometer per jam tercatat di Kota Canberra, dan menyebabkan sejumlah kabel listrik roboh dan pohon-pohon bertumbangan. Salah satu perusahaan pemasok listrik, EvoEnergy mengatakan sebanyak 1.100 rumah terputus aliran listriknya dan tercatat sebanyak 18 daerah di pinggiran wilayah Canberra mengalami pemadaman listrik.

Badan Layanan Kedaruratan (ESA) di ACT mengatakan mereka telah menerima puluhan telepon dari warga yang meminta bantuan sepanjang Ahad (18/3). Sebagian besar karena pohon-pohon yang terhempas ditiup angin.

Meskipun telah diberlakukan larangan menyalakan api sama sekali pada Ahad, layanan kedaruratan ACT berusaha mengurangi ketakutan sejumlah warga dengan mengatakan debu-debu itu kemungkinan berasal dari asap dari sebuah kebakaran.

Gedung Parlemen diselumuti

Kabut asap dipicu oelh angin yang mencapai 70kph. ABC News: Matt Roberts

"Sementara warga Canberra mungkin khawatir dengan debu, saat ini otoritas kesehatan ACT melaporkan partikel debu berada tinggi di atmosfer dan kualitas udara di permukaan tanah masih bagus," katanya.

Warga yang memiliki penyakit gangguan pernafasan yang khawatir dengan debu-debu itu dapat mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari aktivitas berat dan tetap berada di dalam rumah dengan pintu dan jendela tertutup. Debu itu ditiup angin dari barat laut, yang juga mengipasi kebakaran semak di Taman Nasional Namadgi.

Kebakaran itu meliputi 10 hektare kawasan di taman yang terletak di bagian selatan ACT, dan menuju perbatasan NSW. ESA mengatakan peringkat bahaya kebakaran kali ini terbilang parah namun tidak terlacak kebakaran itu mengarah ke rumah-rumah warga atau ke kawasan bisnis.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/lebih-dari-1000-mati-listrik-di-canberra/9561140
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES