Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

NSW Pasang Kamera Tindak Perilaku Berponsel Saat Mengemudi

Rabu 07 Feb 2018 11:28 WIB

Red: Ani Nursalikah

Menggunakan ponsel saat berkendara menjadi penyebab signifikan kecelakaan.

Menggunakan ponsel saat berkendara menjadi penyebab signifikan kecelakaan.

Foto: ABC
Kebijakan adalah bagian dari paket langkah baru untuk mengurangi korban kecelakaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Sejumlah kamera akan digunakan untuk menangkap orang-orang yang menelepon atau ber-SMS dengan ponsel mereka saat sedang mengemudi di negara bagian New South Wales (NSW), Australia. Kebijakan ini merupakan bagian dari paket langkah baru yang bertujuan mengurangi jumlah korban kecelakaan di jalan pascatragedi kecelakaan maut pada musim panas.

Tetapi Pemerintah NSW menolak dengan keras proposal menggunakan kamera antartitik yang menargetkan pengemudi truk bukannya mobil untuk menangkap lebih banyak pengemudi yang melaju kencang.  Sebanyak 392 orang tewas di jalanan NSW pada 2017.

Pada saat mengumumkan rencana keselamatan jalan Pemerintah NSW ini, Menteri utama NSW, Gladys Berejiklian mengatakan kebijakan ini akan menangani batas kecepatan, mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan dan minuman keras, serta gangguan dari truk dan sopir.

Rancangan kebijakan ini akan diperkenalkan untuk memungkinkan teknologi kamera digunakan demi mendenda pelanggaran penggunaan telepon genggam, yang merupakan penyebab kecelakaan yang signifikan. Menteri Urusan Jalan  NSW, Melinda Pavey, mengatakan kamera bisa dipasang di terowongan atau jembatan yang bisa merekam orang yang menggunakan ponsel mereka, namun teknologinya perlu diuji coba.

"Apa yang hendak kami sampaikan kepada masyarakat adalah kami mendengarkan aspirasi anda, bahwa Anda yakin gangguan telepon seluler adalah masalah besar dan kami siap untuk menguji coba dan melihat teknologi untuk menangkap orang yang berbuat kesalahan."

Dia mengatakan, pengendara akan diperingatkan sebelum uji coba itu dilakukan di NSW.

Langkah-langkah lain yang diumumkan dalam paket ini meliputi

- Semua pengemudi di bawah pengaruh alkohol dengan kecepatan level menengah harus menjalani alat pengukur napas yang dipasang pada mobil yang memerlukan sampel negatif sebelum kendaraan dinyalakan.

- Pemerintah mengeluarkan dana 125 juta dolar AS (atau setara Rp 1,25 triliun) untuk sebuah program yang meningkatkan keamanan di jalan-jalan pedesaan; memasang penghalang keselamatan, memasang marka jalan dan memperbaiki jalanan di tikungan yang berrisiko tinggi

- Polisi akan diberi wewenang untuk mengeluarkan denda ditempat untuk pelanggaran mengemudi di bawah pengaruh alkohol dengan level kecepatan rendah, yang berarti kebanyakan pengemudi tidak perlu dihadapkan ke depan pengadilan.

- Sebelas kamera pengawas kecepatan antar titik tambahan akan dipasang untuk menangkap truk yang melaju kencang

Pemerintah wadahi aspirasi masyarakat

Sebuah proposal untuk menggunakan kamera kendaraan berat yang sama untuk mendeteksi mobil yang melaju cepat telah ditinggalkan oleh Kabinet NSW, setelah mendapat tentangan dari anggota Parlemen asal Parta Nasional yang mengkhawatirkan konstituen mereka akan melihatnya sebagai sumber pemasukan dan janji palsu.

Pavey membela keputusan untuk tidak menggunakan teknologi tersebut demi menangkap mobil yang melaju kencang, meskipun terjadi kecelakaan mengerikan di wilayah regional selama musim panas termasuk di dekat Mollymook, Bendalong dan di Newell Highway di Dubbo. Dia mengatakan penting untuk merangkul masyarakat bersama Pemerintah dalam rencana tersebut.

"Ini soal tanggung jawab pribadi, kami tidak ingin ada komunitas yang menganggap kami melakukan ini hanya untuk meningkatkan pemasukan."

Dia menolak anggapan bahwa Pemerintah tidak melakukan cukup banyak inisiatif untuk menanggapi situasi tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan "tegas dan keras" yang akan membuat jumlah korban kecelakaan jalan turun.

"Tapi hal terburuk yang bisa kita lakukan adalah tak melibatkan masyarakat dalam kebijakan yang kita susun, itu perlu dialog murni."

Sang Menteri Utama mengatakan bahwa dia terbuka untuk melakukan tindakan lebih lanjut, termasuk menambah denda atau menggunakan kamera antar titik untuk menangkap mobil yang melaju kencang di masa depan.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

 

Sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/larangan-ber-hp-saat-berkendara---phonecell-use-news/9402830
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA