Jumat, 16 Zulqaidah 1440 / 19 Juli 2019

Jumat, 16 Zulqaidah 1440 / 19 Juli 2019

Australia Barat Jadi Lokasi Shooting Dua Film Hollywood

Senin 30 Jan 2017 21:05 WIB

Red: Ani Nursalikah

Cockburn Range di kawasan Australia Barat.

Cockburn Range di kawasan Australia Barat.

Foto: ABC

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Australia Barat akan menjadi tuan rumah dari produksi tiga layar lebar tahun ini. Shooting dua film dan sebuah serial televisi akan mengambil tempat di negara bagian.Film berjudul Wonderful Unknown akan menjadi produksi utama keluaran Hollywood, diproduksi oleh Mason Novik yang sukses membuat film Juno dan 500 Days of Summer.

Mengisahkan seorang ibu rumah tangga Amerika yang terjebak dalam pernikahan gagal dan memutuskan untuk melakukan perjalanan melintasi pedalaman Australia bersama sahabatnya yang gemar berpetualang. Produksi lainnya adalah adaptasi dari Dirt Music, novel karta Tim Winton yang meraih penghargaan Miles Franklin dan sebuah serial televisi yang belum disebutkan judulnya.

Wonderful Unknown sudah dalam tahap pembicaraan akhir dengan seorang aktris Hollywood untuk memerankan peran Annie, dengan mengambil lokasi di kawasan Kununurra, El Questro Wilderness Park dan di Gibb River Road.

Pemerintah mengatakan suntikan 16 juta dolar AS menarik pembuat film Amerika Serikat

Ketiga produksi ini akan didukung oleh lembaga WA Regional Fund Film, dengan dan yang 16 juta dolar AS atau sekitar Rp 160 miliar tersedia bagi pembuatan film dalam empat tahun ke depan. Pemerintah Negara mengatakan produksi film-film akan memberikan peluang yang sangat besar untuk memasarkan Australia Barat ke Amerika Serikat, selain mendorong ekonomi ke daerah-daerah di Australia Barat.

"Produksi yang akan dibuat di Australia Barat akan sangat banyak membantu negara bagian ini di peta internasional," kata John Day, Menteri Kebudayaan dan Seni.

"Baik dari sudut pandang pariwisata maupun industri perfilman. Kami berharap akan ada suntikan hingga $14 juta, sekitar Rp 140 miliar, kepada negara bagian dari tiga produksi tersebut. Ini akan mengarah pada lapangan pekerjaan yang lebih tinggi dan pengembangan keterampilan di industri film dan televisi di Australia Barat," katanya.

Direktur Eksekutif dari Screenwest, Ian Booth mengatakan dana yang keluar dari program Royalties for Regions ini, telah menarik minat dari produser-produser film dari negara bagian lainnya dan juga internasional.

"Peluncuran program Regional Film Fund di Australia Barat pada Juli tahun lalu, tetah memberikan posisi yang lebih bagi kami, untuk dapat bersaing dengan negara-negara lain untuk proyek-proyek," katanya.

"Ada juga beberapa film besar keluaran Western Australia... Red Dog and Red Dog: True Blue, Paper Planes, Bran Nue Dae, Satellite Boy yang telah menyorot lokasi kami dan profesionalisme serta bakat dari Australia Barat," katanya.

Diharapkan tiga proyek akan memakan waktu hingga 51 minggu di negara bagian Australia Barat, termasuk untuk pra dan paska-produksi.

Diterbitkan oleh Erwin Renaldi pada 30/01/2017 pukul 16:00 AEST, dari laporan dalam Bahasa Inggris yang bisa dibaca di sini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA