Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

In Picture: Katto Bokko, Tradisi Melestarikan Padi Lokal Maros (Bagian Dua)

Rabu 19 April 2017 21:06 WIB

Rep: Rakhmawaty La'lang/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Foto: Rakhmawaty La'lang/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, MAROS -- Masyarakat terlihat saling berbaur dan  gotong royong memotong padi,  mengumpulkan, ada pula yang memilah. Inilah inti dari ritual Katto Bokko . Ditengah kebersamaan dan silaturahmi terlihat jelas proses transformasi nilai warisan budaya kepada generasi muda yang terlibat. 

Setelah hasil panen terkumpul berupa gulungan padi besar diikat menggunakan rotan, kemudian akan dihiasi  dan diarak oleh puluhan pria dengan mengenakan baju adat tradisional menuju Balla Lompoa. Arak-arakan di sambut dengan prosesi adat oleh Pemangku Adat Kerajaan Marusu, Andi Abdul Waris Karaeng Sioja yang di saksikan jajaran masyarakat adat dan tamu undangan kerajaan diiringi alunan musik tradisional.

Prosesi adat panen raya belum berakhir, padi yang terkumpul  kemudian akan disimpan di Balla Lompoa sebagai suguhan tamu kerajaan, acara adat serta hari besar. Dan beberapa diantaranya disimpan kembali sebagai bibit di upacara adat musim tanam selanjutnya.

Sumber : Republika Foto

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA