Selasa, 5 Syawwal 1439 / 19 Juni 2018

Selasa, 5 Syawwal 1439 / 19 Juni 2018

In Picture: Huhate Cara Ramah Lingkungan Menangkap Cakalang (Bagian 2)

Rabu 25 Januari 2017 03:01 WIB

Rep: Prayogi/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Foto: Prayogi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, LARANTUKA -- Sedangkan umpan yang digunakan adalah ikan teri yang terlebih dahulu diambil dari bagan, upan tersebut diusahakan tetap hidup agar lebih mudah memancing sekumpulan cakalang. Hampir seluruh tepian kapal terdapat instalasi pipa untuk menyemprotkan air guna mengelabui keberadaan kapal dari pandangan ikan.

 

Nelayan larantuka sendiri  mulai mengenal  Teknik Huhate pada tahun 80-an hingga sekarang. Namun, saat ini mereka harus bersabar akibat semakin menurunnya  hasil tangkapan cakalang mereka. Bukan tanpa alasan, hal ini diakibatkan oleh penggunaan alat tangkap yang merusak ekosostem laut seperti jaring pukat cincin, pukat harimau bahkan bom.

"Dulu kami memancing cakalang hanya membutuhkan jarak hanya beberapa mil saja, namiun sekarang kita harus menempuh jarak ber puluuluh mil untuk mebdapatkan ikan," ujar Nahkoda Kapal Flotim 17,  Loren.

Sumber : Republika Foto

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA