Saturday, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Saturday, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

In Picture: Dua Kapal Pembawa Ratusan Kiloliter BBM Ilegal Ditangkap

Ahad 27 May 2018 20:30 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Mohamad Amin Madani

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Koarmada I Berhasil Menangkap Dua Kapal Pembawa Ratusan Kiloliter BBM Ilegal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Komando Armada I Tentara Nasional Indonesia (TNI AL) menangkap dua kapal tanker pembawa Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal. Kedua kapal bernama Kapal Motor Tanker (MT) Jaya Mukti dan Kapal MT Kallyse yang membawa ratusan kiloliter BBM jenis solar.

 

Panglima Koarmada I Laksamana Muda Yudo Margono menuturkan, penangkapan ini bermula dari patroli Patkamla pada Kamis (28/5) malam. "Pukul 23.30 WIB, Patkamla Pulau Sebesi Lanal Lampung telah melaksanakan pemeriksaan terhadap Kapal MT Jaya Mukti dan MT Kallyse yang sedang loading BBM di Perairan Mutun Teluk Lampung," kata Yudo di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta Utara, Ahad (27/5).

 

Kapal pertama, MT Jaya Mukti diamankan diPerairan Mutun Teluk Lampung saat sedang melakukan lego jangkar pukul 23.30 WIB. Kapal tersebut berisi 600 kiloliter solar ilegal dengan pemilik PT UMA. Bentuk pelanggaran yakni tidak dilengkapi surat dan BBM yang diangkut ilegal.

 

Kapal kedua, yakni MT Kallyse, ditemukan Patkamla 30 menit kemudian, yakni sekitar pukul 00.00 WIB. Kapal yang juga berjenis tanker itu juga memuat BBM ilegal jenis solar sebanyak 200 kiloliter. Kapal tersebut juga tidak dilengkapi surat-surat dan BBM yang diangkut ilegal.

  

Nahkoda dan ABK kedua kapal tersebut terancam Undang-undang Migas dengan hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 40 miliar. Selain itu mereka juga terncam dijerat Undang-undang pelayaran dengan hukuman maksimal 4 tahun penjara dan denda Rp 600 juta.

 

  

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA