Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

In Picture: Lintas Ekonomi dan Bisnis

Rabu 16 Mei 2018 23:33 WIB

Rep: Republika, Antara Foto/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Foto: Sigid Kurniawan/Antara

 

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Neraca perdagangan Indonesia pada April 2018 mengalami defisit sebesar 1,63 miliar dolar AS. Hal ini menunjukkan tidak sehatnya perekonomian.

Menurut Ekonom Indef, Bhima Yudhistira, ini merupakan defisit terparah neraca perdagangan sejak 2014. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), defisit neraca perdagangan pada tahun itu mencapai sebesar 1,96 miliar dolar AS pada April 2014.

"Transaksi berjalan juga defisit -2,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), pertumbuhan ekonomi stagnan di 5 persen, konsumsi rumah tangga juga stagnan di 4,95 persen. Ini menunjukan ekonomi tidak sehat," ujar Bhima kepada Republika.co.id, Rabu (16/5).

Sumber : Republika, Antara Foto

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA