Senin, 3 Zulqaidah 1439 / 16 Juli 2018

Senin, 3 Zulqaidah 1439 / 16 Juli 2018

In Picture: Lintas Ekonomi dan Bisnis

Selasa 19 September 2017 23:59 WIB

Rep: Republika, Antara Foto/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Foto: Yogi Ardhi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) akan menetapkan ketentuan batas maksimal biaya isi ulang (top up) uang elektronik berbasis chip (kartu). Dalam ketentuan tersebut, bank dapat memilih untuk menggratiskan atau mengenakan biaya isi ulang dengan batas tertentu (capping). Direktur Eksekutif Pusat Program Transformasi BI (PPTBI) Aribowo menjelaskan, hal ini dilakukan untuk menertibkan biaya isi ulang yang bervariasi dari gratis hingga beberapa ribu rupiah.

 

Sementara itu  Perhimpunan Bank Negara (Himbara) menginginkan biaya isi ulang atau top up uang elektronik dibebaskan. Meski begitu, Himbara akan tetap mengikuti ketentuan yang diatur BI nantinya. Berikut berita foto lintas ekonomi dan bisnis selengkapnya.

 

Sumber : Republika, Antara Foto

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA