Tuesday, 16 Jumadil Awwal 1440 / 22 January 2019

Tuesday, 16 Jumadil Awwal 1440 / 22 January 2019

Gerakan Shalat Sehatkan Tubuh

Senin 15 Jun 2015 22:49 WIB

Rep: c30/ Red: Damanhuri Zuhri

Shalat khusyuk (ilustrasi).

Shalat khusyuk (ilustrasi).

Foto: blog.uns.ac.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembina Dakwah Pertamina KH Tohri Tohir mengungkapkan membaca Alquran artinya manusia sedang berbicara dengan Allah SWT. Karena itu, kata dia, tidak perlu tergesa-gesa ketika membaca Alquran.

''Hayati betul setiap huruf yang keluar dari mulut dan lebih bagus lagi bila sambil mengetahui artinya,'' kata Kyai Tohri Tohir di hadapan para pimpinan Majelis Taklim se-Jabodetabek di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (15/6).

Sedangkan shalat yang khusyu, kata ketua Yayasan Al Kadar Jakarta, artinya memberikan waktu untuk berada dekat dengan Allah SWT. Selain itu, ada banyak nikmat dan manfaat dalam setiap gerakan shalat. "Di China, ada supra yoga. Ternyata isinya adalah gerakan shalat," kata kyai Tohir menerangkan.

Misalnya, gerakan salam (tengok kanan-kiri) bermanfaat untuk menyembuhkan sakit kepala. Tahiyat akhir, kata kyai Tohir, untuk memperbaiki pencernaan. Sujud, untuk memasukkan oksigen ke otak dan menyembuhkan sakit kepala.

"Kalau kamu sakit kepala, atau kolesterol naik, sujudlah tiga menit, insya Allah akan baik-baik saja. Mintalah pada Allah untuk kesembuhan. Dokter Amerika, masuk Islam karena keajaiban gerakan shalat," ungkap kyai Tohri Tohir.

Keajaiban lain dari gerakan shalat, kata dia, posisi tangan dalam shalat ketika berdiri adalah tangan kanan di atas tangan kiri, dan pergelangan tangan kanan menghimpit pergelangan tangan kiri.

Pada saat itu, pembuluh darah tangan kiri menyempit, dan pembuluh darah tangan kanan meningkat, itu baik untuk kesehatan. Setelah terhimpit, kemudian gerakan takbir, maka aliran darah akan kembali naik dan mengalir ke pergelangan tangan.

"Nah, yang membikin sehat itu, puasa, membaca Alquran, dan ibadah shalat. Maka, dijamin sehat jasmani dan kuat rohani. Tinggal bagaimana kita akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan," ujarnya.

Sebelum mengakhiri Ceramahnya, kyai Tohri juga menyampaikan hadis Nabi Muhammad SAW yang artinya, ''Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, maka akan diampuni dosa-dosanya.''

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA