Rabu, 5 Zulqaidah 1439 / 18 Juli 2018

Rabu, 5 Zulqaidah 1439 / 18 Juli 2018

6 Dampak Buruk Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental (2)

Selasa 17 April 2018 09:00 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Facebook membeli WhatsApp. (Ilustrasi)

Facebook membeli WhatsApp. (Ilustrasi)

Foto: skotgat.com
Di balik beberapa keuntungan Media Sosial, dampak buruk mengancam.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Meningkatnya penggunaan media sosial (medsos) membuat masyarakat dapat lebih terhubung satu sama lain. Namun medsos rupanya punya efek buruk terhadap kesehatan mental penggunanya.

Di balik keuntungan yang ditawarkan, aktivitas medsos yang terlampau sering membuat penggunanya justru tidak bahagia dan terisolasi. Dilansir dari Independent, inilah enam dampak buruk medsos terhadap kesehatan mental:

4. Gangguan tidur

Punya waktu tidur yang cukup merupakan hal penting bagi setiap orang. Namun terlalu banyak menggunakan ponsel dapat membuat waktu tidur jadi terganggu. "Bangun tidur dengan kecemasan yang kita lihat di medsos membuat otak terus menerus bekerja dan mengganggu kualitas tidur," jelas Tim Bono, penulis When Likes Aren't Enough.

Selain itu, cahaya yang dipancarkan ponsel bisa menekan hormon melatonin dan membuat kita lelah. Menurut Bono, sebaiknya jangan gunakan ponsel 40 menit menjelang waktu tidur. Dengan demikian kita dapat menikmati waktu tidur yang lebih berkualitas.

5. Memecah perhatian

Berlebihan menggunakan medsos tidak hanya memengaruhi kinerja otak dalam menghadapi kecemasan. Aktivitas ini juga membuat konsentrasi terpecah.

Medsos memang menyediakan segudang informasi namun menjadikan penggunanya sulit fokus. "Medsos menyajikan banyak hiburan dan informasi yang dengan mudah diakses," kata Bono. Namun jika kita tidak bisa berhenti mengecek ponsel setiap beberapa menit, hal itu akan memengaruhi konsentrasi dan ketekunan kita dalam bekerja.

6. Kesehatan mental

Medsos tidak saja terbukti menurunkan kebahagiaan tetapi juga memicu penggunanya mengalami gangguan mental. Kecemasan dan depresi adalah contoh gangguan yang dialami bila kita tidak bisa mengontrol penggunaan medsos.

Pada Maret silam dilaporkan sepertiga generasi Z dari 1000 responden memutuskan untuk berhenti bermain medsos agar punya kehidupan yang lebih tenang. Sebanyak 41 persen di antaranya merasa tertekan karena melihat postingan kehidupan orang lain di linimasa medsosnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES