Senin, 4 Syawwal 1439 / 18 Juni 2018

Senin, 4 Syawwal 1439 / 18 Juni 2018

Maskapai Ini Berlakukan Bahasa Netral Gender

Senin 12 Maret 2018 09:00 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Pesawat Qantas.

Pesawat Qantas.

Foto: EPA
Perusahaan melarang juga dominasi pria dalam percakapan.

REPUBLIKA.CO.ID, BRISBANE -- Maskapai Qantas akan mulai memberlakukan bahasa netral gender dalam penerbangannya. Perusahaan yang berkantor pusat di Queensland, Australia, itu sudah menyampaikan pedoman berbahasa khusus untuk para stafnya.

Salah satu aturan baru adalah mengganti istilah 'suami/istri' dengan pasangan ketika memandu penumpang. Kata 'ayah' dan 'ibu' juga digantikan dengan 'orang tua' untuk menjamin interaksi yang inklusif selama penerbangan.

Perusahaan menganjurkan staf untuk menghindari kata 'guys', 'love', dan 'honey' saat berbincang santai. Sederet kata lain yang disarankan maupun dilarang berkaitan dengan pertimbangan sejarah maupun kesetaraan gender.

Perusahaan pun melarang adanya dominasi pria dalam percakapan atau interupsi pria ketika kolega perempuannya sedang berbicara. Informasi perusahaan mengutip riset yang mengatakan hal tersebut kerap terjadi di tempat kerja.

Juru bicara perusahaan menjelaskan bahwa Qantas memiliki sejarah panjang mempromosikan inklusivitas di antara para karyawannya. Aturan baru juga dimaksudkan untuk menciptakan suasana menyenangkan untuk para pelanggan.

"Kami ingin Qantas menjadi tempat kerja inklusif dan kami membagikan beberapa lembar fakta yang dibuat oleh Dewan Diversitas Australia tentang saran bahasa yang lebih inklusif," kata juru bicara tersebut, dikutip dari laman Pink News.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES