Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Ustaz Abdul Shomad, Kang Abik dan Asma akan Mengisi IBF 2018

Ahad 05 November 2017 06:25 WIB

Red: Irwan Kelana

Ustaz Abdul Shomad (kanan) dan Ketua Bidang Acara Panitia IBF 2018, Khairuddin.

Ustaz Abdul Shomad (kanan) dan Ketua Bidang Acara Panitia IBF 2018, Khairuddin.

Foto: Dok IBF

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta kembali akan menggelar pameran buku-buku Islam atau Islamic Book Fair (IBF) 2018. Pameran buku Islam terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara itu   direncanakan dilaksanakan pada 18-22 April 2018. Tempatnya di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.

Sejumlah tokoh nasional dari kalangan penulis maupun ulama dijadwalkan tampil di IBF ke-17 itu. Di antaranya ustaz muda yang senang naik daun, yakni Ustaz Abdul Shomad Lc MA. Selain itu, dua penulis kondang, yakni Habiburrahman El Shirazy dan Asma Nadia juga dijadwalkan tampil di IBF 2018.

“Alhamdulillah Sabtu (4/11)  pagi setelah ceramah ba'da shalat Subuh di Masjid Baiturrahman Bintaro, saya bersilaturahim  Ustadz Abd Somad (UAS) dan manajemen (Ustaz Hidayat dan Ustaz Nawir).  Ustadz Abdul Shomad  insya Allah diagendakan hadir di acara IBF 2018 pada hari Kamis, 19 April 2018, pukul 10.00,” kata Ketua Bidang Acara IBF 2018 Khairuddin kepada Republika.co.id, Sabtu (4/11).

Dalam kesempatan terpisah, General Manager (GM) Republika Penerbit Syahruddin El-Fikri mengungkapkan, pihaknya akan mengundang Habiburrahman El-Shirazy atau biasa dipanggil Kang Abik, dan Asma Nadia untuk tampil di panggung IBF 2018.

Kedua novelis kondang itu menerbitkan novel-novelnya melalui Republika Penerbit. “Insya Allah Kang Abik dan Asma Nadia kita jadwalkan untuk  mengisi acara di IBF,” kata Syahruddin kepada Republika.co.id, Sabtu (4/11).

Syahruddin menambahkan, di ajang IPB 2018 itu Republika Penerbit  juga akan menyiapkan satu produk baru di divisi  nonbuku, yakni lima  pilar. “Ini adalah  sebuah permainan edukatif untuk generasi Muslim. Permainan ini belum pernah ada di Indonesia, dan baru ada di Dubai, Turki, Malaysia, Kanada dan Inggris. Republika Penerbit menjadi distributor tunggal produk game board ini,” papar Syahruddin.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES