Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wisatawan Berburu Kesejukan Udara Bukit Kubu

Ahad 09 Jun 2019 12:06 WIB

Red: Didi Purwadi

Pedagang bunga di lokasi wisata Berastagi, Karo, Sumatera Utara. Bukit Kubu menjadi salah satu andalan wisata Berastagi.

Pedagang bunga di lokasi wisata Berastagi, Karo, Sumatera Utara. Bukit Kubu menjadi salah satu andalan wisata Berastagi.

Foto: Antara/Irsan Mulyadi
Bukit Kubu memiliki panorama alam indah dengan tanaman bunga beraneka ragam.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Ratusan warga yang berasal dari berbagai daerah pada H+2 Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, memadati objek wisata bersejarah Bukit Kubu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Tempat rekreasi yang berada di daerah perbukitan itu ramai dikunjungi warga masyarakat sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Ada wisatawan yang melaksanakan berbagai permainan anak-anak. Ada juga yang berkumpul dan duduk di atas rumput beralaskan sehelai tikar. Selain itu, ada pengunjung yang menggelar makan bersama.

Berbagai permainan menarik di lokasi objek wisata itu, yakni main bola bagi anak -anak kecil, main layangan, naik kuda, dan berbagai kegiatan lainnya. Di lokasi rekreasi yang cukup menarik itu, juga ada sebuah hotel bintang untuk menginap bagi tamu-tamu maupun wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

Bukit Kubu juga memiliki panorama alam yang indah dengan tanaman bunga beraneka ragam. Udaranya juga sejuk serta bersih.

Seorang pengunjung asal Medan, Ibnu Rusdi (49) mengatakan, objek wisata Bukit Kubu merupakan tempat yang selama ini sangat disenangi. Karena, udaranya yang bersih dan tidak ada polusi (pencemaran udara).

''Bukit Kubu juga merupakan tempat untuk santai, menghilangkan rasa capek, tempat bercengkerama keluarga, dan acara silaturahim dengan rekan-rekan,'' ucap dia.

Sementara, jasa penyewaan kuda di Bukit Kubu meraih penghasilan dari pengunjung pada Lebaran H+1 dan H+2 cukup lumayan bila dibandingkan dengan hari-hari liburan biasa. Dalam dua hari tersebut, pendapatan mereka rata-rata bisa mencapai Rp 400 ribu per hari.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA