Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Turis Mulai Serbu Kawasan Wisata Bahari Mandeh

Selasa 23 Oct 2018 01:00 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Pemerintah menawarkan potensi kawasan Mandeh di Pesisir Selatan, Sumatra Barat kepada investor dari 15 negara. Mandeh kerap disebut sebagai Raja Ampat-nya Sumatra.

Pemerintah menawarkan potensi kawasan Mandeh di Pesisir Selatan, Sumatra Barat kepada investor dari 15 negara. Mandeh kerap disebut sebagai Raja Ampat-nya Sumatra.

Foto: Republika/Sapto Andika Candra
Paket wisata dihargai mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per orang.

REPUBLIKA.CO.ID, PAINAN -- Wisatawan dalam maupun luar negeri mulai 'menyerbu' paket wisata akhir tahun di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Pemilik biro perjalanan wisata Asila Tour, Elfi Wahyuni mengatakan sejak sepekan terakhir banyak wisatawan yang mulai memesan paket wisata untuk mengisi libur akhir tahun di Kawasan Mandeh.

Ia menambahkan kondisi ini persis seperti tahun sebelumnya dimana sejak akhir Oktober sudah banyak wisatawan yang memesan paket wisata. Terdapat beberapa paket wisata yang bisa dinikmati wisatawan di Kawasan Mandeh.

Mulai dari menginap di pulau, berkeliling pulau dengan kapal wisata, makan siang dan makan malam di pulau, berenang, snorkeling, terjun bebas, mendaki, permainan air seperti banana boat, jet ski, donat boat, memancing dan lainnya. Paket dihargai mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per orang tergantung jenis paket dan fasilitas yang dipesan wisatawan.

Ia mengungkapkan pada paket tersebut juga sekaligus tersedia asuransi sehingga wisatawan lebih nyaman ketika menikmati keindahan pulau-pulau dan menjajal berbagai permainan air. Sementara itu, pemilik biro perjalanan wisata lainnya, Wisland Tour, Hendra mengatakan hal serupa, pihaknya juga sudah kebanjiran pesanan paket wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Mawardi Roska menyebutkan kunjungan wisatawan ke daerah setempat setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Pada 2016, sebanyak 1,98 juta wisatawan domestik dan 1.700 wisatawan mancanegara mengunjungi daerah itu. Selanjutnya mengalami peningkatan pada 2017 dengan jumlah kunjungan wisatawan domestik 2,3 juta dan wisatawan mancanegara masih 1.700.

"Pada tahun ini kami menargetkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara mencapai 3,5 juta," ujarnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA