Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Mentawai Dinilai Bisa Punya Branding Wisata Sendiri

Jumat 24 Nov 2017 22:25 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pengunjung menikmati matahari terbenam di Pantai Mapadegat, Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (4/10). Selain menjadi surga bagi peselancar, Mentawai juga merupakan destinasi favorit wisata pantai di provinsi itu.

Pengunjung menikmati matahari terbenam di Pantai Mapadegat, Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (4/10). Selain menjadi surga bagi peselancar, Mentawai juga merupakan destinasi favorit wisata pantai di provinsi itu.

Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) Sumatera Barat, Ian Hanafiah menilai Kabupaten Kepulauan Mentawai bisa memiliki branding wisata sendiri, terpisah dari branding wisata provinsi.

"Mentawai memiliki potensi wisata yang berbeda dari kebanyakan kabupaten dan kota di Sumbar, karena itu branding-nya bisa tersendiri," kata dia di Padang, Jumat (24/11).

Ia menyebutkan itu terkait penetapan "Taste of Padang" sebagai branding wisata Sumbar untuk "dijual" pada wisatawan. Potensi Mentawai adalah budaya serta keunggulan wisata bahari, terutama gelombang dan ombak yang sangat sesuai untuk olahraga surfing.

Dua potensi itu sudah cukup untuk bisa menarik wisatawan ke daerah itu, apalagi jika dibuat branding yang bisa menjual. Pada 2017 diperkirakan sebanyak 15 ribu wisatawan mengunjungi Mentawai untuk menikmati sejumlah kegiatan budaya dan olahraga surfing.

Branding sendiri untuk wisata Mentawai, menurut dia tidak akan merugikan Sumbar, karena wisatawan yang datang paling banyak melalui Bandara Internasional Minangkabau di Padangpariaman dan dermaga di Padang.

Sementara Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet mengatakan pihaknya menfokuskan pengembangan daerah melalui pariwisata. Keseriusan itu ditunjukkan dengan menolak investasi bidang lain seperti perkebunan sawit.

Sejumlah kegiatan budaya juga dikemas untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke daerah itu seperti Festival Panah Tradisional, Festival Muanggau dan Festival Pesona Mentawai. "Kita berharap kunjungan wisatawan terus meningkat dengan semua yang kita lakukan," ujar dia.

Terkait branding wisata Sumbar yang ditetapkan, "Taste of Padang", ia menilai cukup bisa merepresentasikan seluruh daerah, meski ia berharap Mentawai punya branding sendiri.

Sementara itu Wakil Gubenur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan secara umum branding wisata Sumbar adalah "Taste of Padang", tetapi masing-masing kabupaten dan kota juga dipersilahkan untuk memuat branding sendiri. Namun ia mengingatkan branding itu tetap mengacu pada Wonderfull Indonesia sebagai master branding.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA