Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Buah Persik Jadi Penunjuk Jalan Wisatawan Muslim di Okayama

Selasa 14 Mar 2017 10:37 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Winda Destiana Putri

Buah Persik.

Buah Persik.

Foto: The Verge

REPUBLIKA.CO.ID, OKAYAMA -- Wisatawan Muslim di Okayama tidak akan sulit lagi mencari fasilitas untuk memenuhi kebutuhan khusus mereka. Pasalnya, ada logo buah persik yang akan memandu wisatawan Muslim di Okayama, Jepang.

Dilansir dari Asahi Shimbun, Selasa (14/3), logo itu memungkinkan wisatawan Muslim untuk mengidentifikasi restoran yang menyediakan makanan yang tidak mengandung babi. Selain itu, ada menu berbahasa Inggris dan akomodasi yang memiliki sajadah untuk shalat.

Asosiasi kesehatan pariwisata Okayama, Maniwa dan Kibichuo, serta asosiasi pariwisata daerah telah mulai memberikan sertifikasi untuk berbagai fasilitas, restoran, kafe dan tempat-tempat lain. Mereka akan menampilkan logo berwarna pink dan bergambar buah persik.

Fasilitas yang bersertifikasi halal, menjamin makanan telah disusun sesuai dengan hukum Islam. Namun, memperoleh sertifikat halal sangat sulit karena cuma ada lima fasilitas di tiga kota, termasuk dua restoran dan produsen kue kibidango.

Sulitnya wisatawan Muslm menemukan fasilitas, telah melatarbelakangi berbagai asosiasi untuk sepakat menampilkan logo khusus, yaitu buah persik. Namun, terdapat dua logo buah persik yang tentu memiliki dua makna yang berbeda.

Logo Persik pertama berwarna pink, untuk fasilitas makanan yang tidak mengandung babi, dan menghadirkan menu berbahasa Inggris. Logo Persik kedua, berwarna pink dan kuning, memiliki semua kriteria logo pertama serta penjelasan bahan baku produk secara tertulis.

Restoran yang menggunakan daging bersertifikat halal atau menawarkan makanan vegetarian, kemungkinan akan disertifikasi menggunakan Logo Persik Kedua. Kriteria yang sama akan disahkan asosiasi kosmetik dan makanan olahan.

Selain itu, ada fasilitas yang menyediakan sajadah dan kompas, serta toilet yang memungkinkan umat Islam untuk mengambil wudhu. Hingga kini, total ada 13 fasilitas, termasuk tujuh restoran, tiga fasilitas akomodasi dan tiga produsen dalam kota yang memakan Logo Persik.

Berbagai asosiasi berencana untuk menerbitkan sebuah buku panduan, yang menampilkan fitur fasilitas yang mempromosikan Logo Persik sebagai sertifikasi. Maret ini, asosiasi juga dijadwalkan dapat mempromosikan logo itu di sebuah acara pariwisata di Malaysia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA