Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Banyak Daerah di Indonesia Berpotensi Jadi Wisata Halal

Kamis 09 Mar 2017 17:26 WIB

Rep: Fuji EP/ Red: Winda Destiana Putri

wisata halal

wisata halal

Foto: istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri Halal Corner (HC), Aisha Maharani menilai, daerah-daerah lain yang ada di Indonesia bisa meniru Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang sudah membuat wisata pantai syariah. Saat ini Indonesia juga sedang menjadi perhatian negara-negara lain yang tertarik dengan potensi yang dimiliki Indonesia.

Ia mengatakan, sebenarnya dengan sumber daya alam (SDA) Indonesia yang terdiri dari kepulauan dan banyak dikelilingi laut. Banyak objek wisata dan sumber daya hayatinya juga melimpah, oleh sebab itu banyak negara sedang melirik ke Indonesia. Sebab, Indonesia memiliki banyak potensi.

"Sumber daya mineral di beberapa negara tidak mungkin akan terus bisa menjadi sumber pemasukan negara mereka. Mereka saat ini sudah mulai berinvestasi ke Indonesia," kata Aisha kepada Republika, Kamis (9/3). Ia menerangkan, sebenarnya kedatangan Raja Salman ke Indonesia bisa menjadi pemicu pelaku usaha di Indonesia dalam aspek apapun. Termasuk bisnis hotel syariah, wisata halal, makanan halal dan lain sebagainya.

Jadi, kedatangan Raja Salman sebenarnya menjadi pemicu yang bagus. Para pelaku usaha harus mulai bergiat di sektor Industri halal. Industri halal tidak hanya terkait dengan produk makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik saja. Hotel syariah dan wisata halal juga harus sudah mulai di tingkatkan kembali.

Dikatakan Aisha, hanya saja kerjasama di semua lini untuk memajukan industri dan wisata halal perlu ditingkatkan lagi kekompakannya. Kurangnya kekompakan di antara kementerian maupun di dalam kementerian menghalangi kemajuan di sektor industri. "Ini yang menghalangi sektor industri di Indonesia, mau Industri apapun. Kerjasama di semua lini perlu ditingkatkan," ujarnya.

Ia menambahkan, kalau semua pihak mau duduk bersama. Pengusaha, pemerintah dan ormas merumuskan bagaimana caranya memajukan sektor industri halal dan wisata halal. Maka, InsyaAllah dengan target beberapa tahun kedepan kalau semuanya sangat kompak mungkin Indonesia tidak akan tertinggal dari negara lain.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA