Rabu, 15 Jumadil Akhir 1440 / 20 Februari 2019

Rabu, 15 Jumadil Akhir 1440 / 20 Februari 2019

Panggung Inohong, Wisata Sejarah Baru Jawa Barat

Selasa 27 Des 2016 16:58 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Andi Nur Aminah

Miniatur sejumlah tokoh di Panggung Inohong, Jalan Kawaluyaan, Bandung, Jawa Barat

Miniatur sejumlah tokoh di Panggung Inohong, Jalan Kawaluyaan, Bandung, Jawa Barat

Foto: Zuli Istiqomah/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jawa Barat menjadi provinsi yang melahirkan banyak tokoh-tokoh berprestasi yang menginspirasi. Baik sejak pra kemerdekaan hingga saat ini.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat pun menaruh perhatian untuk memberikan penghargaan bagi tokoh-tokoh Jawa Barat. Meskipun mereka sudah tiada agar tetap dapat dikenang dan memberikan inspirasi. Di salah satu ruangan di Gedung Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Jawa Barat yang terletak di Jalan Kawaluyaan terpajang tokoh-tokoh terkemuka dan berjasa di Jawa Barat. Mulai dari pahlawan sebelum kemerdekaan, seniman, olahragawan, budayawan, cendekiawan, hingga pengusaha ada dalam ruangan.

Ruangan yang disebut dengan Hall Of Fame atau Panggung Inohong Jawa Barat secara tidak langsung bercerita akan jasa dan karya mereka. Dari rangkuman kerajaan kemudian dilanjut dengan pahlawan sebelum kemerdekaan seperti Bagus Rangin, Inggit Garnasih, RD Dewi Sartika dan Mohamad Toha. Juga pahlawan setelah kemerdekaan seperti Umar‎ Wirahadikusuma dan Otto Iskandardinata.

Dikemas secara apik, Panggung Inohong memberikan pengetahuan bagi pengunjungnya yang mungkin selama ini hanya tahu segelintir tokoh berjasa di Jawa Barat. Padahal ada banyak sosok mashur yang bisa jadi teladan dan inspirasi memajukan Jawa Barat ke depannya.

Tak hanya tokoh-tokoh yang telah wafat, sosok mashur dengan prestasi lainnya juga ada. mulai dari Ridwan Kamil, Aa Gym, Bimbo, hingga karateka cilik penyulut api PON 2016 Lala Diah Pitaloka.

Desain dinamis berwarna biru dilengkapi miniatur kejadian bersejarah menjadikan Panggung Inohong tidak terkesan kaku. Seperti museum-museum lainnya yang dipandang membosankan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA