Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Sulteng Giat Promosikan Objek Wisata Bukit Penghijauan Soeharto

Sabtu 17 Sep 2016 06:29 WIB

Red: Hazliansyah

Sejumlah pengunjung berjalan di Objek Wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Kapopo di Desa Ngata Baru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (31/8).

Sejumlah pengunjung berjalan di Objek Wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Kapopo di Desa Ngata Baru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (31/8).

Foto: ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Tengah mulai mempromosikan objek wisata Bukit Penghijauan Soeharto yang terletak di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), di Desa Ngatabaru, Kabupaten Sigi.

Kepala Disparekraf Sulawesi Tengah Siti Norma Mardjanu, di Palu, Jumat, menyatakan promosi objek wisata Tahura tersebut akan dilaksanakan oleh pihaknya pada bulan Oktober mendatang.

"Iya, kami akan mulai untuk melakukan promosi objek wisata Tahura pada bulan depan," ungkap Siti Norma Mardjanu.

Sebelum melakukan promosi, pihaknya akan melakukan lokakarya di objek wisata itu pada akhir September ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat Desa Ngatabaru bahwa objek wisata Tahura Ngatabaru akan menjadi salah satu destinasi wisata di Sulawesi Tengah, yang akan dikembangkan oleh pemprov setempat.

Disparekraf turut serta akan memberikan pembinaan dan pelatihan tentang pengembangan industri kreatif bagi masyarakat di sekitar objek wisata, sebelum masyarakat terlibat secara penuh dalam pengembangan wisata itu.

Bukit penghijauan di Desa Ngatabaru menjadi salah satu sasaran pengembangan wisata berbasis ekologis yang didukung dengan berbagai sarana yang tersedia.

Saat ini, urai dia, lokasi yang luasnya empat hektare itu telah dilengkapi berbagai sarana, berupa ketersediaan air bersih, penataan taman dan pohon yang rindang, oleh pemerintah melalui Dinas Kehutanan Sulteng dan UPT pengelola Tahura.

Pemerintah juga telah menyediakan akses internet wifi, tempat nginap/villa, tempat parkir, lokasi outbound, gedung pertemuan, menara, tempat ibadah, camping ground, dan jalur tracking dengan sarana air bersih dan listrik walau belum memadai.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA