Wednesday, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Wednesday, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Museum Siwalima Maluku Punya Koleksi Baru

Jumat 28 Feb 2014 17:40 WIB

Red: Agung Sasongko

kota Ambon

kota Ambon

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Museum Siwalima Maluku segera membuka ruang pameran baru, yakni ruang pameran busana pengantin nasional, pada September.

"Rencananya ruang pameran busana pengantin nusantara akan dibuka untuk umum bersamaan dengan diselenggarakannya Pesta Teluk, pada September, tapi kalau pengerjaannya lebih cepat selesai maka akan digelar sebelum September," kata Kepala Museum Siwalima Maluku Jean Esther Saija di Ambon, Jumat (28/2).

Ia mengatakan pembukaan ruangan pameran baru adalah untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Museum Siwalima, selain itu untuk agar koleksi museum yang mencapai 5.300 buah tidak hanya tersimpan di gudang.

Ribuan koleksi Museum Siwalima tersebut terbagi atas 10 jenis, yakni geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika heraldika, filologika, keramik, teknologi, dan seni rupa. Lebih lanjut Jean mengatakan bahwa banyak dari koleksi Museum Siwalima harus disusun bertumpuk di ruang pameran karena kurangnya ruangan untuk memamerkan barang-barang tersebut.

"Selama ini, kami cuma mempunyai dua ruang pameran tetap, ruang etnografi dan ruang sejarah - budaya, satunya lagi ruangan pameran sementara yang tidak permanen. Banyak koleksi kami yang harus ditata secara bertumpuk karena kekurangan ruangan," katanya.

Ia menambahkan kebanyakan koleksi sejarah dan budaya Maluku yang berada di Museum Siwalima berasal dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya, dan Maluku Tengah. Beberapa koleksi keramik kuno China yang berasal dari zaman Dinasti Ming juga mereka dapatkan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya.

"Sebagian besar koleksi dari Kabupaten Maluku Tengah berasal dari Pulau Seram, sedangkan koleksi sejumlah keramik kuno dari China maupun gading gajah dari Thailand, kami dapatkan dari Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA