Rabu, 6 Rabiul Awwal 1440 / 14 November 2018

Rabu, 6 Rabiul Awwal 1440 / 14 November 2018

Mengurangi Stretch Mark Selama Kehamilan

Rabu 06 Jun 2018 00:07 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Esthi Maharani

Selulit atau stretch mark tampak seperti ini.

Selulit atau stretch mark tampak seperti ini.

Foto: talkdelhi.com
Penyebab stretch mark yaitu penurunan berat badan terlalu cepat, hormon, dan genetika

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Wanita mengkhawatirkan banyak hal saat hamil, satu di antaranya tentang stretch mark. Lebih dari 90 persen wanita mendapatkan stretch mark saat hamil, menurut Alyssa R Golas, seorang ahli bedah plastik di NYU Langone Health.

"Banyak wanita memiliki tanda itu di seluruh dinding perut begitu sembilan bulan berakhir," kata Golas, dilansir dari Essential Baby, Selasa (5/6).

Selain perut, garis-garis ini umum ditemukan di payudara, pinggul, bokong, dan paha luar. Stretch mark salah satu perubahan fisik dialami ibu hamil selama 40 pekan pertama kehamilan.

Ada tiga hal penyebab umum stretch mark, yaitu penurunan berat badan terlalu cepat, hormon, dan genetika. Golas mengatakan penurunan berat badan terlampau cepat setelah melahirkan adalah kontributor utama munculnya stretch mark. Ketika kulit meregang cepat, kapisan kekuatan kulit (dermis) menimbulkan stretch mark. Seorang wanita dengan BMI sehat idealnya mengalami kenaikan 11-15 kilogram (kg) selama kehamilan.

Jika Anda mendapatkan stretch mark selama pubertas, tetapi tidak mengalami kenaikan berat badan, ini bisa disebabkan hormon. Kehamilan adalah pertumbuhan hormonal.

Beberapa wanita beruntung tak pernah mendapatkan stretch mark, meski mengalami pertambahan berat badan dan perubahan hormonal. Golas mengatakan itu karena genetika memainkan peran. Genetika juga yang menjelaskan mengapa sebagian wanita mendapat stretch mark seperti garis-garis cakar harimau, sementara sebagian lain hanya garis-garis halus saja. Apa yang harus dilakukan? Berikut beberapa tips untuk meminimalkan stretch mark.

1. Gunakan minyak almond

Beberapa bukti menunjukkan minyak almond menjaga kulit tetap lembab dan kenyal. Minyak almond, kata Golas sangat alami, beraroma ringan, dan mudah diserap kulit. Minyak almond juga tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang perlu dihindari selama kehamilan.

2. Pertambahan berat badan

Pertambahan berat badan ibu hamil diperlukan untuk mengimbangi janin yang terus bertumbuh. Meski demikian, berat badan ibu hamil juga perlu diperhatikan setiap pekannya. Idealnya pertambahan berat badan ibu hamil adalah 0,5 kg per pekan, dimulai pada trimester kedua. Selama Anda sehat, jangan terlalu banyak stres.

3. Terima kehadirannya

Golas mengatakan sebagian besar tanda stretch mark memudar dari waktu ke waktu. Mula-mula berwarna merah keunguan, kemudian akhirnya lebih terang dan lebih ringan, sampai yang tersisa hanya garis pucat dan zig zag.

"Terima kehadirannya. Anggap saja seperti tato gratis sebagai penanda pencapaian tubuh Anda," kata Golas.

Golas juga mencatat terapi laser di dokter bedah plastik atau dokter kulit dapat mengurangi warna merah pada stretch mark. Krim resep yang mengandung retinoid juga terbukti memperbaiki penampilan stretch mark.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Semangat Adul Menuntut Ilmu (2)

Selasa , 13 Nov 2018, 23:56 WIB