Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Belajar Atur Uang Dari 9 Negara Paling Hemat di Dunia

Senin 11 Apr 2016 16:10 WIB

Red: Indira Rezkisari

Masyarakat Cina sedang menikmati hiburan bermain seluncur es di Beijing, Cina. Cina dikenal sebagai negara dengan penduduk yang pandai berhemat.

Masyarakat Cina sedang menikmati hiburan bermain seluncur es di Beijing, Cina. Cina dikenal sebagai negara dengan penduduk yang pandai berhemat.

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, Amerika Serikat sampai sekarang masih dianggap hebat dalam berbagai hal. Sayang, dalam hal berhemat, negara ini masih kalah dari negara lain. Di seluruh dunia ini, ada negara-negara yang mampu berhemat melebihi Amerika Serikat.

Di sini, akan dijelaskan tentang 9 negara yang dianggap merupakan negara yang paling hemat di dunia. Negara mana saja itu? Mari simak uraiannya.

Cina
Ada beberapa alasan mengapa Cina menjadi salah satu negara paling hemat di dunia. Beberapa orang mengatakan itu karena kebijakan Cina yang hanya membolehkan warganya memiliki satu anak, beberapa juga mengatakan bahwa itu adalah karena orang-orang Cina memang senang berhemat sebagai uang simpanan untuk orang tua mereka.

Tapi apapun alasannya, Cina menjadi salah satu negara paling hemat karena masyarakatnya mampu berhemat sampai 30 persen dari total pendapatan mereka. Hal ini bahkan membuat pemerintah Cina mengeluarkan kebijakan untuk membuatnya menjadi lebih konsumtif.

Swedia
Sebenarnya, orang Swedia ini memiliki jam kerja yang lebih sedikit dari orang Amerika, tapi mereka mampu berhemat lebih baik daripada orang Amerika. Orang Swedia mampu berhemat sampai 11 persen dari total pendapatan mereka. Menurut beberapa survei, Swedia juga dikenal sebagai negara yang paling bahagia di dunia. Mungkin mereka lebih sering menghabiskan waktu bersama orang tercinta daripada menghabiskan uangnya.

Swiss

Organisasi Pengembangan dan Kerjasama Ekonomi melaporkan bahwa orang Swiss mampu berhemat sampai 13 persen dari total pendapatan mereka, salah satu yang tertinggi di Eropa bersama Swedia. Mungkin salah satu penyebabnya adalah gaji orang Swiss yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara yang lain.

Namun, penyebab pasti orang Swiss mampu berhemat adalah karena kebanyakan mereka tidak memiliki utang kredit rumah atau KPR, karena masyarakat Swiss memang kebanyakan tidak memiliki rumah sendiri.

Artikel ini merupakan kerjasama antara Republika.co.id dengan Cermati.com, portal pembanding produk keuangan Indonesia

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA