Rabu, 9 Muharram 1440 / 19 September 2018

Rabu, 9 Muharram 1440 / 19 September 2018

Tips Aman Memasak Menggunakan Gas

Selasa 25 Agustus 2015 20:05 WIB

Rep: c18/ Red: Dwi Murdaningsih

Chef Sisca Soewitomo memberikan tips bagi ibu-ibu di rusun Tanah Abang yang ingin berbisnis di bidang kuliner. Acara ini merupakan serangkaian peringatan HUT PGN ke-50

Chef Sisca Soewitomo memberikan tips bagi ibu-ibu di rusun Tanah Abang yang ingin berbisnis di bidang kuliner. Acara ini merupakan serangkaian peringatan HUT PGN ke-50

Foto: Republika/Idealisa Masyrafina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebocoran saluran gas tentu menjadi hal yang dihindari bagi setiap masyarakat baik pengguna tabung elpiji maupun pelanggan Perusahaan Gas Negara (PGN). PGN misalnya, selalu memerikan sosialisasi kepada para pelanggan mereka akan keselamatan memasak menggunkan gas porduksi mereka. Pemeriksaan terhadap saluran gas dan meteran juga rutin dilakukan perusahaan yang telah 50 tahun menyediakan gas bagi rakyat Indonesia itu.

"Jelas itu terus kita lakukan karena keselamatan pelanggan menjadi yang utama," ujar Sales Distribution PGN regional I Mochamad Rofiq, saat ditemui di acara pelatihan memasak dalam rangka ulang tahun PGN, Selasa (26/8).

Rofiq mengatakan pemasangan saluran PGN dilakukan dengan pipa yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Sehingga kualitas pipa yang dialiri gas tersebut terjamin keamanannya. "Kita juga mewajibkan seluruh pipa diberi warna kuning hingga sambungan kedalam rumah agar mudah diketahui," terang Rofiq.

Rofiq mengatakan pemasangan saluran juga dilakukan oleh teknisi yang memiliki sertifikat sehingga menghindari kesalahan instalasi saluran gas tersebut. Meskipun pemasangan terlihat mudah, kata Rofiq, PGN tetap tak akan memberi kewenangan nagi pelanggan untuk memasang saluran gas sendiri.

"Tinggal pelanggan mewaspadai sambungan pipa yang masuk ke rumah. Karena 'coran' semen pada dinding itu rapuh dam mudah merusak pipa saluran," kata Rofiq.

Meski demikian Rofiq mengaku kekurangan tetap akan selalu ada meski 'safety procedur' telah dilaksanakan sepenuhnya. Gas berbahan metana lebih aman digunakan karena mudah menguap. Dia menyarankan pemasangan jalur gas dekat dengan jendela sehingga jika ada kebocoran gas bisa segera menguap. Rofiq mengatakan teknisi PGN juga siap untuk dipanggil 24 jam untuk menangani kebocoran yang mungkin terjadi atau gangguan saluran gas lainya milik PGN.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES