Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Kiat Bedakan Batik Asli dan Tekstil

Kamis 18 Jun 2015 13:42 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pedagang mengukur kain batik di salah satu pusat penjualan batik di Jakarta, Selasa (14/4). (Antara/M Agung Rajasa)

Pedagang mengukur kain batik di salah satu pusat penjualan batik di Jakarta, Selasa (14/4). (Antara/M Agung Rajasa)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Badan dunia UNESCO telah menetapkan batik sebagai salah satu warisan budaya yang berasal dari Indonesia. Belakangan muncul produk tekstil asal negeri Cina yang bermotif batik dan dijual dengan harga jauh lebih murah di pasar Indonesia.

Dewan Pembina Yayasan Batik Indonesia Doddy Soepardi menjelaskan cara membedakan kedua produk tersebut dari mata telanjang.

"Caranya, baliklah kain bagian belakang dari baju atau bahan tersebut. Jika warnanya putih, berarti itu produk tekstil bermotif batik," ujar Doddy saat ditemui di Jakarta.

Apabila ketika dibalik warna motifnya sama dengan kain bagian depan, maka bisa dipastikan bahan atau pakaian tersebut adalah batik.

Menurut Doddy, batik asli Indonesia memiliki tiga teknik pengaplikasian, yakni batik tulis, batik cap dan batik kombinasi antara tulis dan cap.

Selain itu, pembuatannya pun jauh lebih lama dibanding produk tekstil yang beredar, sehingga harga batik asli Indonesia harganya di atas produk tekstil tersebut.

"Kalau produk tekstil bermotif batik itu tekhnik printing. Sehingga warnanya tidak tembus di kain. Jadi bagian belakangnya berwarna putih. Dan itu bukan batik," kata Doddy.

Doddy berharap masyarakat Indonesia semakin bangga menggunakan batik untuk segala jenis acara, sehingga warisan tersebut bisa terus dipromosikan dan menjadi identitas Negara Indonesia di manapun batik berada.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA