Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

GenPI: 'Generasi Zaman Now'

Kamis 23 Nov 2017 12:53 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Arief Yahya

Arief Yahya

Foto: Republika/ Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI 

Hari Ahad ini (26/11) Generasi Pesona Indonesia (GenPI) membuat gebrakan lagi. Kalau sebelumnya 'Kids Zaman Now' yang peduli dengan pariwisata ini sukses melakukan kopdar yang sarat kegiatan positif yaitu Pasar Karetan di Kendal, maka kini event yang sama dengan konsep yang berbeda akan dibesut di tiga lokasi pasar sekaligus.
 
Tiga lokasi tersebut adalah: Pasar Pancingan di Lombok diselenggarakan oleh GenPI NTB; di Pasar Baba Boen Tjit di tepian Sungai Musi, Palembang oleh GenPI Sumsel; dan terakhir di Pasar Siti Nurbaya di Padang oleh GenPI Sumbar.
 
Konsep kegiatan offline ini bisa dibilang baru, karena selama ini format kegiatan GenPI lebih banyak fokus pada kegiatan online di media sosial dengan memposting destinasi wisata, calender of event, atau kebijakan kepariwisataan, dan setiap hari menjadi Trending Topic di Twitter
 
Event berkonsep pasar ini hampir semua aktivitasnya bersifat offline dan bertujuan mengajak netizen, termasuk para followers, subscribers, friends dari para awak GenPI untuk ikutan bergabung di satu tempat secara rutin setiap Ahad Pagi.
 
Memang saya selalu berpesan kepada teman-teman GenPI agar selalu inovatif dan selalu fresh dalam menyelenggarakan kegiatan aktivasi komunitas. Karena karakteristik anak-anak milenial memang suka yang inovatif. Agar komunitas GenPI ini tetap relevan, sustainable, dan mampu menarik sebanyak mungkin followers dan friends maka setiap acaranya harus selalu mengandung unsur kebaruan. 
 
Saya sering menyebutnya 2C, yaitu Creative Value dan Commercial Value. Pertama, kreatif dalam mengangkat tema-tema pariwisata di media sosial, dari soal desain, angel, pemilihan kata, interaktif di medsos, sampai mengemas event. Kuncinya, harus selalu fresh dan kekinian. 
Kedua, event itu harus menciptakan nilai komersial yang bermanfaat bagi setiap anggota komunitas maupun masyarakat sekitar. Saya jelaskan ke anak-anak GenPI, dalam bisnis itu ada operational return dan non operational return. Di event seperti pasar-pasar itu, komposisinya 70-85 persen untuk masyarakat, 15-30 persen untuk menghidupi komunitas GenPI. Angka itu memang tidak terlalu besar bagi GenPI, yang besar justru di data customer di non operational returnnya. 
 

sumber : Kemenpar
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA