Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Fashion Show di Hutan Konservasi ala STP NHI Bandung

Sabtu 06 May 2017 19:39 WIB

Red: Didi Purwadi

Pengunjung menikmati wahana wisata tempat tidur gantung di kawasan Taman Hutan Raya Dago, Bandung, Jawa Barat. (ilustrasi)

Pengunjung menikmati wahana wisata tempat tidur gantung di kawasan Taman Hutan Raya Dago, Bandung, Jawa Barat. (ilustrasi)

Foto: Antara/Septianda Perdana

REPUBLIKA.CO. BANDUNG -- mahasiswa Manajemen Bisnis Konvensi & Event Sekolah Tinggi Pariwisata (stp) NHI Bandung menggelar acara fashion show yang beda dari biasanya. Mereka menggelar acara fashion show-nya di alam terbuka dengan balutan hijau dan rimbunnya pepohonan di hutan konservasi yakni Taman Hutan Raya Dago.

''Sabtu (6/5) ada ‘Rain Forest Festival’ di Taman Hutan Raya Ir. Hj. Djuanda, Dago Pakar, Bandung. Yang senang fashion show, trekking di hutan konservasi yang sejuk, silakan datang ke acara ini,'' ajak Kepala STP NHI Bandung, Anang Sutono, Jumat (5/3).

Penyelenggara event ini adalah anak-anak muda kreatif. Seluruhnya dirancang anak-anak mahasiswa Manajemen Bisnis Konvensi & Event STP NHI Bandung.

STP NHI Bandung terkenal dengan lulusannya yang memiliki brand value tinggi. Tercatat 40 persen lulusan STP NHI Bandung mampu bersaing di luar negeri. Karena itu, tak heran jika para mahasiswanya pun selalu sukses menghadirkan sejumlah event kreatif seperti Stereo 2013, Musik Taman 2014, Picnic for Charity 2015, dan Time Out pada 2016.

Di edisi 2017 ini, acaranya tetap mengacu pada standar global dengan mengambil tema 'Rustical Edgy'. Ini merupakan simbol keberanian yang akan ditampilkan dalam acara fashion show di tengah hutan konservasi ini.

Di acara utama, ada perhelatan fashion show yang menampilkan hasil karya terbaik dari desainer muda Indonesia. Bahkan, label-label fashion yang sudah dikenal pun ikut dipertontonkan ke masyarakat.

''Pembedanya, masyarakat bisa menyaksikan peragaan busana di tengah teduhnya suasana hutan rindang. Ini menjadi momen berharga yang disajikan oleh Rain Forest Festival dan sayang untuk dilewatkan,” tambah Anang.

Sensasi Hutan

Di Taman Hutan Raya ini, pengunjung akan diajak merasakan sejuk dan tenangnya alam Bandung. Bagi yang merindukan suasana bebas polusi, mereka bisa coba datang ke acara ini. Selain dikelilingi pepohonan pinus, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda juga memiliki beberapa spot-spot menarik seperti area bermain, goa, sampai air terjun.

Yang suka selfie atau hobi bikin vlog, mereka bisa adventure ke Curug Dago, Batu Prasasti Kerajaan Thailand, Panggung Terbuka, Kolam PLTA Bangkok, Monumen Ir. H. Djuanda, Museum Mini Taman Hutan Raya, dan Taman Bermain. Mereka juga bisa menikmati Goa Jepang, Goa Belanda, Curug Lalay, Curug Omas Maribaya, Panorama Alam Taman Hutan Raya, jogging Track ke Maribaya, dan Patahan Lembang. “Sangat pas untuk anak muda dan wisata keluarga,” kata Anang.

Tak hanya fashion show dan wisata alam saja yang disiapkan. Talkshow bersama Jovi Adhiguna Hunter dipastikan siap menyapa. Jovi terkenal sebagai vlogger fashionable. Di akun Instagram, follower-nya sudah mencapai 100 ribu orang. YouTube channel-nya juga tak pernah sepi diklik netizen dengan rata-rata diklik 250 ribu netizen.

"Yang diulas “Concept Creating” dalam dunia fashion. Jadi, semua memang dipersiapkan dengan sangat matang,'' kata Anang. ''Yang penasaran, silakan datang ke Bandung. Nanti ada juga Food and Fashion Bazaar yang siap menyapa selama acara berlangsung.''

Agenda Rain Forest Festival ini gratis. Pengunjung hanya diminta untuk meregistrasikan diri di stp-bandung.info/RF3. “Catat tanggalnya dan jangan sampai terlewat!” ucap Anang.

Kreativitas mahasiswa Manajemen Bisnis Konvensi & Event Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung itu mendapat pujian dari Menpar Arief Yahya. Dari kreativitas seperti itu, anak-anak muda tadi diyakini bisa menemukan model, menguji hasil-hasil kreativitasnya, sebelum dilepas di pasar yang penuh dengan persaingan bebas.

 “Di sini inilah digodok, creative value-nya. Mereka dibina, ditata, agar siap, kuat, berani bersaing. Jadi, alam harus kita pertahankan dan budaya ditingkatkan,” kata Menpar Arief Yahya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES