Friday, 12 Jumadil Awwal 1440 / 18 January 2019

Friday, 12 Jumadil Awwal 1440 / 18 January 2019

Medsos Bisa Bikin Orang Tua Baru Depresi

Jumat 14 Dec 2018 08:27 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Esthi Maharani

Media sosial

Media sosial

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Medsos menciptakan citra keluarga yang tak realistis dan jauh dari jangkauan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penelitian terbaru the Priory Group menunjukkan media sosial (medsos), seperti Instagram dan Facebook berpotensi membuat orang tua baru tertekan hingga depresi. Ini akibat medsos menciptakan citra keluarga yang tak realistis dan jauh dari jangkauan.

Peneliti menemukan satu dari lima orang tua atau 22 persen merasa segala postingan berbau bayi dan anak di Instagram membuat mereka merasa tidak ideal sebagai orang tua, khususnya ibu. Sebanyak 23 persen dari orang tua yang dilibatkan dalam penelitian mengatakan hal tersebut membuat mereka tertekan.

Psikiater Perinatal, Dr Lucinda Green mengatakan temuan ini mengkhawatirkan, namun hasilnya tak mengherankan. Satu dari lima ibu mengalami masalah kesehatan mental selama kehamilan atau setahun pertama setelah persalinan.

"Depresi dan kecemasan adalah hal biasa, namun wanita bisa mengalami lebih banyak masalah mental karena itu. Ada banyak faktor berkontribusi, salah satunya representasi ibu di medsos yang terlampau tidak realistis," ujar Green, dilansir dari Essential Baby, Jumat (14/12).

Pendiri dan Direktur Eksekutif the Centre of Perinatal Excellence (COPE), Dr Nicole Highet sependapat dengan survei tersebut. Medsos bisa memicu gangguan emosional dan kebahagiaan orang tua baru. Menurutnya, keterbukaan dan kejujuran sangat penting untuk beberapa alasan.

"Calon orang tua pertama sekali harus menyadari mereka bukan satu-satunya yang berjuang menghadapi tantangan menjadi orang tua baru. Tidak ada yang sesempurna iklan di televisi," katanya.

Penelitian berbeda terhadap 721 wanita menunjukkan banyak ibu kerap membandingkan dirinya dengan ibu lain di situs medsos. Akhirnya mereka tertekan karena merasa mereka kurang kompeten menjadi ibu.

Studi 2016 menunjukkan ibu yang terlalu sering menggunakan Facebook dan mengamati segala hal terkait pengasuhan rentan depresi tinggi di beberapa bulan pertama menjadi ibu baru. Mereka mengalami  tekanan pengasuhan yang terus meningkat.

Bagaimana mengelola dampak medsos terhadap kesehatan mental orang tua baru? Jika Anda tertekan karena postingan akun tertentu, seperti selebriti, jangan takut berhenti menjadi pengikut (follower). Anda juga bisa istirahat sementara dari bermedsos, atau membatasi diri memeriksa akun dalam sehari.    

Perbanyak pertemanan dengan kerabat. Penelitian menunjukkan ibu baru yang berteman dengan kerabat atau keluarga lebih banyak di medsos mengalami tingkat kepuasan pengasuhan anak lebih tinggi. Ingat selalu, medsos bukan panduan menjadi ibu. Banyak wanita di luar sana mengalami hal sama dengan Anda. Anda tidak sendirian.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES