Wednesday, 5 Zulqaidah 1439 / 18 July 2018

Wednesday, 5 Zulqaidah 1439 / 18 July 2018

Tujuh Alasan Wanita Berubah Setelah Menikah

Ahad 01 April 2018 05:13 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Yudha Manggala P Putra

Wanita muda belajar memasak masak untuk keluarga

Wanita muda belajar memasak masak untuk keluarga

Foto: Republika/Prayogi
Kadang bisa berubah lebih baik kadang sebaliknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam setiap hubungan, pria dan wanita bisa berubah. Kadang pasangan bisa berubah menjadi lebih baik tapi bisa juga sebaliknya.

Pernikahan, sebagai pintu gerbang ke jenjang hubungan yang lebih matang, juga bisa mengubah sikap seseorang. Banyak orang bilang pria akan berubah setelah pernikahan. Nyatanya tak hanya pria, wanita pun mengalami perubahan pascapernikahan.

Dikutip dari Boldsky, ada tujuh faktor yang menyebabkan sifat seorang wanita bisa berbalik 180 derajat dibandingkan saat belum menikah. Berikut tujuh penyebabnya:

1. Menyesuaikan diri

Setelah menikah, wanita dibebani lebih banyak tanggung jawab dibandingkan ketika sebelum menikah. Mereka juga harus menyesuaikan diri dengan karakter suami. Proses penyesuaian diri inilah yang membuat sifat wanita bisa berubah.

2. Tanggung jawab bertambah

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, besar kecilnya tanggung jawab yang diemban akan memengaruhi sikap seorang wanita. Perubahan terbesar karena wanita harus mendahulukan kepentingan keluarga. Sedangkan saat sebelum menikah ia bisa lebih banyak waktu memprioritaskan dirinya sendiri.

3. Frustrasi

Pernikahan memungkinkan timbulnya tekanan baik di pihak suami maupun istri. Jika dulu sebelum menikah wanita hanya memikirkan masalahnya sendiri, setelah menikah ia turut memikirkan masalah suami dan keluarga. Jika tak pandai mengelola emosi, hal itu akan berujung pada frustrasi.

4. Tuntutan

Pada umumnya, lingkungan sosial dan keluarga menuntut wanita agar bisa menjadi istri, menantu, anak perempuan, serta ibu yang baik. Jika seorang istri merasa tertekan dengan adanya tuntutan tersebut, bukan tidak mungkin akan memengaruhi hubungan pernikahannya dengan suami. Tuntutan yang membebani akan membuat emosi tidak stabil.

5. Kesadaran

Kesadaran akan perannya sebagai seorang istri membuat wanita menjadi berbeda setelah menikah. Wanita akan berfikir apakah tingkah lakunya baik di mata orang tua dan keluarga suaminya. Oleh karena itu ia akan menjadi sosok yang penuh pertimbangan.

6. Kecemasan

Kecemasan pada diri seorang istri bisa membuatnya mudah berubah. Wanita yang telah berstatus sebagai istri akan lebih mudah cemas daripada mereka yang masih lajang atau belum menikah.

7. Kurang suasana romantis

Ya, ini adalah fenomena yang umum dialami seseorang setelah menikah apalagi pernikahannya sudah cukup lama. Wanita berangsur-angsur akan mengabaikan kebutuhannya terhadap romantisme dengan suami ketika sudah berkeluarga. Padahal romantisme adalah salah satu bumbu yang melanggengkan pernikahan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES